Tulisan lain
Kotaku, Kotamu, Kota Kita - Aminatul Faizah
Ciliwung - W.S. Rendra
Sungai Ciliwung Yang Miskin - Slamet Kirnanto
Merindu Purnama - Suhendri Cahya Purnama
Sepanjang Gunung Sahari - Ajip Rosidi
Ciliwung Yang Manis - W.S. Rendra
sampul sajak laporan cerpen novel memoar catatan foto edisi lalu kirim tulisan tentang ceritanet ikut mailing list
Kau pernah meminta, “Buatkan aku sebuah cerita. Tentangku. Hidupku. Atau kisahku.” Sebentuk pinta yang tak kuacuhkan. Kuanggap itu hanyalah ocehan dari seorang bocah. Tak perlu dipikirkan. Pikiranku saat itu terlalu dipenuhi oleh ide-ide besar. Menorehkan tulisan menapaki jalan para peraih Nobel. Lihat! Ada berderet nama besar yang harus kusapa. Rabindranath Tagore di anak benua India sedang bercakap-cakap dengan orang Prancis, Jean Paul Sarte. Percakapan beda generasi yang membuat mereka melahirkan goresan menghentak akal. Penghujung Senja Suhendri Cahya Purnama Aku berkisar antara mereka, sejak terpaksa Bertukar rupa di pinggir jalan, aku pakai mata mereka pergi ikut mengunjungi gelanggang bersenda: kenyataan-kenyataan yang didapatnya (bioskop Capitol putar film Amerika lagu-lagu baru irama mereka berdansa) Kami pulang tidak kena apa-apa Aku Berkisar Antara Mereka Chairil Anwar (1949) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Penghidupan sehari-hari, kehidupan sehari-hari Antara kuli-kuli berdaki dan perempuan telanjang mandi Di sungai kesayangan, o, kota kekasih Klakson oto dan lonceng trem saling menyaingi Udara menekan berat di atas jalan panjang berkelokan Gedung-gedung dan kepala mengabur dalam senja Mengurai dan layung-layung membara di langit barat daya Ibukota Senja Toto S. Bachtiar (1951) Djakarta Dalam Puisi Indonesia
Kau pernah meminta, “Buatkan aku sebuah cerita. Tentangku. Hidupku. Atau kisahku.” Sebentuk pinta yang tak kuacuhkan. Kuanggap itu hanyalah ocehan dari seorang bocah. Tak perlu dipikirkan. Pikiranku saat itu terlalu dipenuhi oleh ide-ide besar. Menorehkan tulisan menapaki jalan para peraih Nobel. Lihat! Ada berderet nama besar yang harus kusapa. Rabindranath Tagore di anak benua India sedang bercakap-cakap dengan orang Prancis, Jean Paul Sarte. Percakapan beda generasi yang membuat mereka melahirkan goresan menghentak akal. Penghujung Senja Suhendri Cahya Purnama
Aku berkisar antara mereka, sejak terpaksa Bertukar rupa di pinggir jalan, aku pakai mata mereka pergi ikut mengunjungi gelanggang bersenda: kenyataan-kenyataan yang didapatnya (bioskop Capitol putar film Amerika lagu-lagu baru irama mereka berdansa) Kami pulang tidak kena apa-apa Aku Berkisar Antara Mereka Chairil Anwar (1949) Djakarta Dalam Puisi Indonesia
Penghidupan sehari-hari, kehidupan sehari-hari Antara kuli-kuli berdaki dan perempuan telanjang mandi Di sungai kesayangan, o, kota kekasih Klakson oto dan lonceng trem saling menyaingi Udara menekan berat di atas jalan panjang berkelokan Gedung-gedung dan kepala mengabur dalam senja Mengurai dan layung-layung membara di langit barat daya Ibukota Senja Toto S. Bachtiar (1951) Djakarta Dalam Puisi Indonesia