esei Rantai Kekerasan di Timor Lorosae Terus Berlanjut
Selma W. Hayati
Sabtu, 29/04, pagi sekitar jam 7.00 jalanan Ailoklaran menuju Radio Timor Kmanek (RTK) mulai dilewati beberapa mobil yang penuh dengan penumpang dan barang-barang keperluan sehari-hari, termasuk kasur. Terlihat seorang ibu menggendong bayinya diikuti lima anaknya berjalan tergesa-gesa dengan wajah ketakutan. Igo, 7, di depan warung kecil di sudut jalan asyik bercerita bunyi tembakan yang ia dengar dari arah sungai di Ailoklaran.
baca
komentar Masyarakat Masa Depan?
Liston P. Siregar
Penerbangan Monarch Airlines dari Malaga, Spanyol, ke Manchester, Inggris, Rabu 16 Agustus sempat tertunda 3 jam. Sebagian penumpang, turis Inggris berkulit putih yang usai berlibur, keberatan terbang bersama dua orang berkulit sawo matang, berwajah Timur Tengah. Walau sudah melewati pemeriksaan yang seharusnya, kedua penumpang ‘non putih’ itu akhirnya dilarang terbang dan bahkan diwawacara polisi beberapa jam sebelum diijinkan masuk penerbangan berikut.
baca
cerpen Merengkuh Rembulan
Sugianto Thoha
Tanah masih lembab, gerimis baru saja berhenti. Desiran angin malam berhembus lembut, kelopak-kelopak bunga yang sudah mekar terjatuh dari kuntumnya, sedangkan putik-putik yang masih kuncup tersuruk-suruk diantara ranting-ranting perdu yang saling bergesekan. Kami baru saja keluar dari pintu gerbang galangan kapal. Bau makanan laut bakar memenuhi rongga hidung. Kami merunuti sumber bau yang menyengak itu. Sekitar seratus meter dari pintu galangan, berpuluh-puluh pedagang cangkungan memenuhi kiri kanan jalan yang menuju ke kampung dalam.
baca