ceritanet        
           situs nir-laba untuk karya tu
lis
                               edisi 88 minggu 28 november 2004,  po box 49 jkppj 10210a


tentang ceritanet

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
daftar buku

kirim tulisan

ikut mailing list

proyek buku
Belajar dan (atau) Bekerja

tulisan edisi 88

sajak Sesal (Persetubuhan Ini...)
Novy Noorhayati Syahfida

komentar Serumpunku Menyapa 'Mati Dem Asal Ngetop'
Taufik Wijaya

cerpen Artis Yang Tobat (apa artinya?) Sekali Setahun
Firman Firdaus

novel Dokter Zhivago
Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo)


sajak Kebun Ide
Ucu Agustin

Mungkin disana rumpunnya adalah naga, setengahnya berupa manusia. Saat mereka menyerbu kepala, lantas teks terbuka dan jutaan cerita membanjir di pelosok dunia.

Mungkin sungainya berair ilham, berwarna ungu laksana susu. Saat diserap, maka syair mengalir, lagu-lagu didendangkan di seluruh sudut malam.

Mungkin bunganya mawar, bisa juga anggrek bulan, tapi mungkin di kebun ide tiada tertanam benih, yang ada hanyalah simultan dari seluruh pikiran yang jernih
menetas dalam kertas, menetes dalam tinta, menjadi mantra, lantas menggulir cerita.

Anak-anak Dalam Kepala

Aku bunting
Anak-anak yang kukandung dalam kepala menyanyikan hymne Athena
Sebuah lukisan yang mereka bikin jatuh di dinding rahim
Cat merahnya mengalir pelan di antara lubang vagina
Meluntur di antara dua paha
Menjelma janin yang tak pernah lahir

Anak-anak dalam kepala
Senyum semurni susu
Eambut ikal selembut beludru
Mata kejora cahaya deretan bintang-bintang yang mendekat ke lubang hitam

Di mana ayahmu?
Pertanyaan yang tak perlu

Anak-anak dalam kepala
Spermanya jiwa
Indung telurnya cita-cita belaka
Berayah kehendak
Beribu sekuntum semu
***


ceritanet
©listonpsiregar2000