edisi 84
senin 11 oktober 2004

tentang ceritanet

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
tulisan tamu
daftar buku

kirim tulisan
ikut mailing list

buku
non-fiksi

Keping Kenangan
editor Liston P. Siregar

(ceritanet)

fiksi
Going Postal Terry Pratchet
(Doubele Day)

ceritanet
©listonpsiregar2000

ceritanet  
situs nir-laba untuk karya tulis     


sajak
Percepatan Ruang
Arie MP. Tamba
Sebuah percepatan telah meleburnya menjadi pengulangan-pengulangan.
Menciptakan kebosanan-kebosanan yang sama bagi setiap persetubuhan.
Lukanya kemudian menganga telanjang seperti sejarah orang lain.
Dan sayap-sayap kemarahan melengkapi perhitungannya.
Ia pun merumuskan dirinya sebagai api tengah malam.
Dan memarak tanpa ragu pada gelap-gelap matamu
selengkapnya


esei
Sungai Musi Bukan Pacarku
T. Wijaya
Sungai Musi bukan pacarku. Tapi dia selalu menggodaku. Kulitnya tidak menarik seleraku. Kuning kecoklatan. Tapi setiap saat aroma tubuhnya, kepadaku, selalu mencoba menjelaskan masa lalu dirinya: Disetubuhi keperkasaan Bala Putra Dewa, ditaklukan Dharmawangsa, dirongrong perompak Chang Lien, diagungkan Ki Gede Ing Suro, dan kini entahlah…pabrik-pabrik dan rumah panggung yang nyaris roboh memimpikan karakter Venesia. Seperti Abdullah, penarik perahu ketek, selama 15 tahun memimpikan memiliki perahu jukung.
selengkapnya


  
Pesan Buku Keping Kenangan

proyek buku memoar 2
Belajar dan (atau) Bekerja

sajak Kaca
Mia Singgih

Seandainya kaca itu bisa berucap
Masih perlukah perasaan bimbang
Tentang keberadaan sesaat?
Seandainya aku bersayap
Masih perlukah aku terbang
Meninggalkan pertalian yang erat?
selengkapnya

sajak Memento Mori
Hayat
wahai tubuh-tubuh yang menelantarkan jiwa yang suci!
yang menepiskan sayap
tapi, hendak kan terbang
yang menghalau angin
tapi, hendak kan desir
terbuat dari apakah engkau?
selengkapnya

novel Dokter Zhivago
Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo)
Tapi lama kemudian barulah Yury kena tipus. Selama itu keluarga Zhivago diuji sampai ujung kesengasaraan. Mereka tak punya apa-apa dan kelaparan. Yury mencari anggota partai yang pernah ditolongnya, yakni yang menjadi korban perampokan. Orang ini menolongnya sedapat mungkin, tapi perang saudara pecah dan dia hampir tak pernah di Moskow; kecuali itu penderitaan orang pada waktu itu dianggapnya normal saja dan dia sendiripun kelaparan, walaupun hal itu disembunyikan.
selengkapnya