edisi 83
selasa 28 september 2004

tentang ceritanet

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
tulisan tamu
daftar buku

kirim tulisan

ikut mailing list

tulisan edisi 83

komentar Pram dan Hadiah Nobel
Z. Afif

sajak Mencari Rumah: Perjalanan (1)
Sutrisno Budiharto

novel Dokter Zhivago
Boris Pasternak

ceritanet  
                                                                  situs nir-laba untuk karya tulis      


sajak Hujan Bulan Juli (1)
Ucu Agustin

Ada sepi menggeletak pada bulir serpih titik hujan
Bidadari merangkul puisi
Malaikat alpa bermain gola
Segelas canda mengerinyut menjadi kabut
Sebait senyum menghampa dibidik awan...

Ah ini pasti cuma hujan Bulan Juli
Menggamit mesra tanganku
Mengajari ketuk salsa kesepian
Mengajakku menyusuri lagi dingin hari di bawah istana hujan
12 Juli 2004

Hujan Bulan Juli (2)

Memang ini hujan bulan Juli
Tersenyum murung di antara kota-kota tua
Membawa petir sampai ke ujung
Mematah rindu di tengah malam

Ada yang berderak serupa penyihir yang lelah,
Menggusur mantra menelantarkan kejaiban
memucatkan rona di antara siraman hujan

Dan ia telah sampai di ujung
suatu akhir pada titik di bulan Juli
menghapus secarik musim aneh yang ganjil
namun tetap, menggenapiku dalam sepi yang dingin

***

ceritanet
©listonpsiregar2000