edisi 76
sabtu 29 mei 2004

tentang ceritanet

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
tulisan tamu
daftar buku

kirim tulisan

ikut mailing list

tulisan edisi 76

cerpen Anyir
Galang Jamparing

cerpen Adil
Farah Riziani Rahmat

ceritanet
©listonpsiregar2000

     ceritanet
                             situs nir-laba untuk karya tulis


novel Dokter Zhivago
Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960.

Memanglah macam-macam peristiwa yang dialami Yury di persimpangan jalan dekat Jalan Perak. Suatu malam dingin yang gelap dekat sebelum pertempuran Bulan Oktober, ia menemukan seorang laki-laki yang menggeletak pingsan di jalan. Ia melintang persis di trotoar, tangan dan kakinya menjulur, kepalanya bersandaran tiang lampu. Waktu Yury hendak membangkitkannya, orang itu mengeram dan menggumam beberapa kata, agaknya tentang buku catatan. Ia tadinya diserang dan keramapasan. Kepakanya kena pukul berkali-kali tapi Yury tidak menemukan tulang yang patah.

Ia pergi ke apotik di Jalan Argat menelepon ke rumah sakut untuk minta kereta yang digunakan dalam waktu darurat, lalu diangkutnya si sakit ke bagian kecelaakaan.

Orang yang luka-luka itu ternyata pemimpim politik yang terkemuka. Selama sakitnya ia dikunjungi Yury, maka bertahun-tahun kemudian ia bertindak selaku pelindungnya dan menolongnya dari berbagai kesalah-pahanam orang padawaktu itu yang berat diebebani syak-wasangka.
***bersambung