sajak
Persembahan
: TstR
Qizink
La Aziva
mungkin ini kali waktunya
kita kembali membuka kandaga
memunguti jejak masa lalu
berserakan di antara puing-puing
bebatuan karang dan lumut hitam
tapi siapa yang kan baca rawi ini
bersama aroma makam tua
bila babad singgasana
lebih bermakna pada dupa dan mantra-mantra
pangeran,
padamu kupersembahkan saja sajak ini.
Anyer, 30 September 2003
Ranjang
Pengantin
ranjang pengantin. bau
aroma kembang semusim.
ada pelangi sembunyi
di balik kain
lalu hujan datang
membasahi ladang akar dan benih tanam
namun sepi yang meraja
tak juga hanyut dari taman hampa
begitu desah. begitu resah
ranjang pengantin. mengutuki
mati
Anyer, 12 Oktober 2003
Lalu
Waktu
jarum itu selalu sama
berputar-putar dengan bunyi yang pula sama TAK! menjemukan
aku ingin nada beda TIK! misalkan
lalu waktu bersemedi
dan mati
Anyer,
12 Desember 2003