novel
Dokter
Zhivago
Boris
Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan,
Maret 1960.
Capek oleh segala
kejadian di minggu-minggu terakhir dan oleh keberangkatannya pagi-pagi,
Yury mengharap akan tidur saat ia menyamankan diri, tapi ia terlalu
letih hingga bangun saja sampai dekat fajar.
Pikirannya berkeliaran
dan berpusing-pusing dalam gelap agaknya bergerak dalam dua lingkaran,
dua gulungan yang terus menerus berjalinan dan terurai kembali.
Lingkaran pertama
menyangkut pada gagasannya tentang Tonya: rumah tangga serta penghidupan
mereka dulu yang teratur, dimana tiap hal sampai sekecil-kecilnya mengandung
puisi bakti dan kemesraan. Yury mendambakan penghidupan ini, diinginkannya
itu utuh lagi sempurna, maka setelah berpisah dua tahun, ketika pulang
dengan pesatnya dalam kereta api ekspres itu, ia berhasrat sudah sampai
di sana.
Kemudian kesetiaannya
pada revolusi dan kekagumannya terhadapnya, revolusi dalam maknanya
seperti yang diterima oleh kelas menengah, seperti yang diartikan oleh
para mahasiswa penganut Blok dalam tahun 1905.
Lingkaran akrab ini
juga mengandung firasat tentang soal-soal baru. Di dalamnya ada segenap
ramalan dan kemungkinan yang sebelum perang, antara tahun 1912 dan 1914,
telah tampil dalam pikiran orang Rusia, dalam seni dan hidupnya, dalam
hari depan Rusia sebagai keseluruhan serta hari depan dia, Zhivago,
sendiri.
Sehabis perang baiklah
balik ke iklim itu guna menyaksikan pembaruan serta kelanjutannya, sama
baiknya dengan pulang ke rumah.
Dalam lingkaran lain
dari pikirannya itu ada pula hal-hal baru, tapi sangat berbeda, tak
serasi dengan yang pertama! Hal-hal yang baru ini tidak akrbab, tidak
terbina oleh yang lama; tak dipilih-pilih, tapi dilahirkan oleh kenyataan
dan tiba-tiba saja bagai gempa bumi.
Antaranya adalah
perang dengan penumpahan darah dan kekejamannya, ketiadaan hidup berkeluarga
beserta keliaran serta kepencilannya, dengan ujian-ujian serta kebijkasanaan
duniawi yang diajarkannya, Di situ pula kota-kota kecil yang sepi, tempatnya
terdampar oleh perang dan orang-orang yang oleh perang itu dicampur-baurkan
bersama dia. Soal baru yang sejenis adalah revolusi, bukannya yang lazim
dicita-citakan oleh mahasiswa dalam tahun 1905, melainkan kebangkitan
baru inilah yang lahir dari perang sekarang ini, berdarah, berampun,
elementer, revolusi prajurit yangdipimpin oleh kaum profesional, kaum
bolsjewik.