edisi 66
rabu 5 november2003

ceritanet
situs nir-laba untuk karya tulis

tentang ceritanet

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
tulisan tamu
daftar buku

kirim tulisan

ikut mailing list

 


buku
non-fiksi

The Lunar Men
Jenny Uglow

(Ottakar)

The Dark Heart of Italy
Tobias Jones
(Faber)

fiksi
The Clearing
Tim Gautreaux (Sceptire)

A Special Relationship
Douglas Kennedy

(Hutchinson)

 


cerpen Menunggu HP Berderit
Sandi Firly
Seperti malam-malam yang lain, ia selalu tekun di depan komputernya menyelesaikan pekerjaan kantor yang memang harus dikerjakan malam-malam karena ia memang pekerja malam.
Come away with me in the night
Come away with me
And I will write you a song

Lagu Come Away With Me Norah Jones mengalun lembut yang distelnya dari komputer. Ia selalu ditemani lagu-lagu setiap bekerja. Ia penyuka jenis musik apa saja, kecuali dangdut.
selengkapnya

cerpen Secangkir Kopi Untuk Vladimir Barakovsky
Sitok Srengenge
"Maaf, my brother, kembalilah ke bumi," kata lelaki itu sambil menggoyang-goyang rokoknya di depan mataku. Lalu ia sodorkan tangan kanan sebagai isyarat perkenalan, "Saya Vladimir. Vladimir Barakovsky." Sambil tersipu kusambut perkenalan itu, "Alias. Alias Estu."
"Aa, Elias....," ia berusaha meniru ucapanku.
"A-lias. Pakai /A/, bukan /E/."
"Aa, I see, Alias Astwo."
selengkapnya

laporan Novel Tanpa Huruf R; Potret Masyarakat Yang Sakit
Harry Mulyawan
Aria Kusumadewa is back. Setelah beberapa waktu lalu Aria muncul dengan Beth, sempat nongol sebagai bintang iklan maka Aria kali ini kembali hadir dengan dengan Novel tanpa Huruf R. Film ini bercerita tentang karakter bernama Drum yang lekat dengan berbagai peristiwa kekerasan semenjak kecil. Ayah, ibunya, kekasih hingga anjingnya pun mati karena kekerasan. Hingga pada sebuah kesempatan ia bertemu dengan karakter lain bernama Air Sunyi, yang memiliki nama yang sama dengan nama ibunya, yang memberinya sebuah kesadaran baru.
selengkapnya


terbitan
Mengapa Karen Armstrong Meninggalkan Biara
Nigar Pandrianto
Tiba-tiba semuanya terasa menekan, menghimpit, dan menindasnya. Peperangan batin pun terjadi. Titik klimaksnya adalah ketidakberdayaan. Akhirnya keputusan berat pun dibuat, ia lari dari sebuah dunia yang tidak lagi sanggup teratasi. Begitulah yang dialami Karen Armstrong setelah enam tahun menjalani kehidupan sebagai biarawati Katolik. Bagi mereka yang pernah membaca buku-buku yang ditulis oleh Karen Armstrong, seperti Sejarah Tuhan, Berperang demi Tuhan atau Sejarah Islam, buku Melintas Gerbang Sempit ini tentu akan membawa ketertarikan sendiri.
selengkapnya


novel Dokter Zhivago
Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), terbitan Djambatan, Maret 1960
Malam itu di Sukhinichi, seorang jurukunci kolot yang baik budi mengantarkan Yury lewat sepur-sepur yang tak diterangi lampu ke sebelah belakang kereta api yang tak masuk rencana dan baru datang, lalu mempersilahkannya dalam deresi kelas dua. Begitu ia membukanya dengan kunci kondektur serta mengangkat bagasi Yury ke dalamnya, begitu pula kondektur datang hendak melemparkannya ke luar., tapi ia dilembutkan oleh Yury, lalu pergi.
selengkapnya



proyek buku
Memoar Orang Jalanan

ceritanet
©listonpsiregar2000