|
tentang
ceritanet
sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
tulisan tamu
daftar buku
kirim
tulisan
ikut
mailing list
|
puisi Lagu
Nostalgia
T.S.
Pinang
minta
meja untuk dua orang, ya. ada yang harus kami bicarakan. penting. tentu
saja bukan soal puisi. ini soal hidup dan mati. masa depan kami
kalau nanti kami berciuman
di sini, tolong tak usah peduli. kami ini remaja. belum begitu percaya
pada agama, atau bahkan sudah lupa. bawakan saja hidangan anda yang
paling istimewa. juga lagu nostalgia tentang cinta
selengkapnya
proyek
buku
Memoar
Orang Jalanan
cerpenTea
and Her
Farah
Rachmat
Aku
bangun dari peraduanku. Kubuka jendela, bbbrrr, dingiiiiin
kubiarkan
jendela itu terbuka dan aku segera turun ke dapur. Perlahan kubuat secangkir
Earl Grey tea, mencium wanginya dan menghirupnya perlahan
wangi
teh ini membuatku terbawa dalam kenangan. Tea and Her. Itu mungkin judul
yang tepat. Ya, aku teringat
lagi dengan kenangan awal pertemuan kami. Aku sedang duduk di sebuah
café di Paris, menikmati suatu hari di musim panas yang cerah.
selengkapnya
|
|
buku
non-fiksi
Global
Woman
ed. by Barbara Ehrenreich and Arlie Russel Hochshild
(Granta)
Stalin
Simon Sebag Montefiore
(Weidenfeld)
fiksi
The
Boy Who Taught the Beekeeper to Read
Susan Hill
(Chatto & Windus)
Learning
to Talk
Hilary Mantel
(Fourth Estate)
ceritanet
©listonpsiregar2000
|
Mikrolet
itu dipepet motor polisi. "Baru keluar pak!" kata sopir mikrolet.
Polisi itu, Suryo, terlihat di papan nama yang menempel di dada, tidak
menyahut. Tampangnya
seram dengan kumis tebal dan kaca mata hitam. Tangannya memberi tanda
agar mikrolet menepi. Dia lalu menghentikan motornya dan menghampiri
mikrolet. Tak ada sepatah katapun keluar dari mulut Suryo. Mereka seperti
sudah kenal lama. Begitu Suryo mendekat, sopir itu memberikan surat
kendaraannya. Suryo pun ngeloyor begitu saja.
selengkapnya
cerpen
Collect
Call to God
Aulia
Andri
iKepada
siapakah aku harus menceritakan ini? Cerita yang diceritakan seorang
teman kepadaku ketika dia ingin berjumpa Tuhan. Katanya, dia ingin
menceritakan kesedihan hatinya. Maka itu, ketika dia bercerita ketika
kami lama tak bertemu, kudengarkan ceritanya dengan seksama. Ceritanya
bermula tentang cerita cinta. Cerita yang sangat klasik bagiku. Cerita
tentang seorang pria yang jatuh cinta pada kepada seorang wanita.
Cerita yang sudah ribuan kali aku dengar.
selengkapnya
novel
Dokter
Zhivago
Boris
Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), terbitan Djambatan, Maret
1960
Malam
berikutnya ia ketemu Lara. Dijumpainya dia dalam kamar persediaan;
setumpuk pakaian, baru keluar dari mesin penulas terletak di depannya;
ia sedang menyeterika. Kamar persediaan adalah salah satu kamar belakang
paling atas yang membuka pemandangan ke taman. Di situ disediakan
samowar, makanan dipersiapkan dan piring-piring dionggokkan dalam
lift yang dilayani orang untuk dikirim ke tukang cuci. Di situ pula
daftar barang pecah belah, piring dan gelas disimpan dan dicocokkan
dan disitu orang datang di waktu senggang serta bertemu menurut janji.
selengkapnya
|