|
edisi
55 |
ceritanet situs nir-laba untuk karya tulis |
|
|
sampul |
Sitok
Srengenge Bayang-bayang maut
bersimpuh di helai daun-daun layu, Lenguh anggun nan rawan
lepas dari bibirmu, Dengus bukit dan beting
dan batang-batang batai Serisau rasa, sekatam
kata, Gaungnya bertalu di
kelung kaldera kalbu Langit menabur serbuk
cahaya ke setangkup jiwa lusuh Musim menangkar peluhku
di pelir waktu Menyungkup janin musim
semi di ceruk rahim reranting raras Penghujung Musim
Penghujan Di penghujung musim
penghujan Daun-daun mengibas
rambut pada terik mentari Menetas burung-burung
dalam liang luka tubuh Jatuh ke dalam gurit
yang kuguris untukmu |
|
|
tulisan edisi 55 sajak
Sajak
Protes novel
Smaradina
Muda Mangin novel
Dokter
Zhivago |
||
|
tulisan tamu Apa
Yang Dilakukan Franco Padaku |
||
| ceritanet ©listonpsiregar2000 |
||