cerpen
Escort Lady
Andi
Prawira
Namanya
Chingmei. Demikian aku mendengar ketika dia menyebutkan. Tulisannya
berbeda; Qunmei. Aku mendengar bunyi sengau ketika di menyebut Qun,
di telingaku lebih dekat ke Ching. Marganya Chow. Tertulis Zhou. Persis
seperti Zhou En Lai yang kita baca sebagai Chow En Lai. Jadi dia Chow
Chingmei. She is my escort lady. Dalam artian yang sebenarnya.
selengkapnya
memoar
Hutagalung
Tumpal
HS Siregar
Pertama
kali aku bertemu dia duabelas tahun lalu. Kami baru saja memasuki rumah
kreditan di pinggir kota. Kompleks perumahan kami kemudian jadi pasar
yang, menurutku, dipertimbangkannya sangat potensial. Hari-harinya selama
tiga bulan dihabiskannya dengan banyak berbasa-basi bersama penghuni
rumah baru, disertai dengan penawaran jasa pembuatan aneka kebutuhan
rumah yang terbuat dari besi dan seni las mengelas. "Hutagalung,"
katanya pelan ketika kami pertama kali berjabat tangan waktu itu
selengkapnya
memoar
Gadis Kecilku
Selma
Hayek
Nathan
Road; jalan lurus terpanjang di dunia, itu julukan yang kami berikan.
Dua tahun kuhabiskan waktuku untuk menyapa dan menggaulinya. Gemerlap
lampu malam menghidupkan Kow Loon yang setia menemani langkahku usai
dan berangkat ke kantor di pinggiran Nathan Road, No. 444, di gedung
sebelah Amro Bank, lantai 8. Ia
juga yang menerbitkan langkah tegapku ketika capek dan jenuh. Sepuluh
menit dari kantorku, masih di Jalan Nathan Road, gereja tua dan rumah
kecil yang menempel di dindingnya menjadi teman untuk melengkapi malamku
dan kadang menidurkanku dengan sisa mabuk dan bubuk putihku. Kelakuanku,
manusiawi bukan?
selengkapnya
draft
novel Pangeran
Jawa Atawa Jager Melayu
Bramantyo Prijosusil
Jagger
memepetkan wajahnya ke kaca pintu untuk melihat ke dalam. Terlihat bangku-bangku
restoran berjajar dan sampah-sampah berserakan. Asbak, piring-piring kotor,
botol-botol, dan gelas-gelas kosong, tetapi tak terlihat seorang manusia
pun. Jagger mundur, dan didengarnya musik berdentam dari arah atas. Ia
mendongak, dan di lihatnya di atas restoran itu ada jendela terbuka, dan
dari jendela terbuka itulah sumber suara musik berdentam. Jagger
mengetuk pintu, keras-keras, tetapi tak ada jawaban. Lagi dia mengetuk
pintu keras-keras, dan juga dia berteriak keras-keras ke arah jendela
di atasnya.
selengkapnya
novel
Smaradina Muda Mangin
Syam
Asinar Radjam
...Tiga,
dua, satu. Mangin mulai masuk hitungan mundur menuju kehidupan yang
mulai membuat dia jijik dengan diri sendiri. Biasanya hari-hari
dilalui dengan membaca fenomena pembangunan, menulis report, mendikusikan
peminggiran hak rakyat, paling tidak membuat kertas daur ulang dll.
Mangin mulai masuk jebakan romantisme. Ya serabit!
selengkapnya
novel
Dokter
Zhivago
Boris
Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), terbitan Djambatan, Maret 1960
Hujan
mengubah debu hitam jadi lumpur berwarna kopi dan lumpur ini tersebar
di jalan-jalan yang kebanyakannya tak berlapis batu. Kota itu kecil sekali.
Diujung hampir tiap jalan masih kelihatan stepa tandus dan langit suram,
tamasya luas yang muram akibat revolusi dan perang. Yuri
menulis pada istrinya ; "Sudah kulihat beberapa kesatuan tentara
dekat sini. Kekacauan terus bertambah, walaupun ada saja dicoba untuk
memperbaiki disiplin dan moral."
selengkapnya
ceritanet©listonpsiregar2000
|