sajak Reportase Sunyi
Edwin
Dan angin yang manja
Meniupkan kerinduan
Untuk pulang ke haribamu
Tapi jarak yang terlalu panjang
Membentang sebuah ruang
Antara kau dan aku
Hingga kita terasing
Satu sama lain
Hanya imaji tentang hadirmu
Menuntun pelayaranku
Semoga sampai di dermagamu
Jalan Kampus II Bandung, Juli 1999

Waktu
Kenapa tak mau menunggu
Lihatlah ku berlari mengejarmu
Langkah tersuruk di jalan berdebu

Mata kaki mata hati
Kenapa tak mau pergi
Bagai tersangkut pada duri
Terikat pada penggal memori
Sekeloa, 11 Februari 2002

Senja Kerinduan
Senja yang habis bersamamu
Sungguh mengguncang aras eksistensiku
Banjir cahaya di matamu
Menerbangkanku
Mencapai awan-awan ketinggian
Aku takluk padamu

Haruskah kini ditangisi
Bahtera karam di pantai mimpi
Akankah ada yang peduli
Jiwa yang lantas kering dan mati
Surabaya, 25 Desember 2001

ceritanet©listonpsiregar2000