4
Tapi sebelum itu
Tapi sesudah itu
Aku tak tahu mereka tersengat kilatnya
Kuletupkan api harga diri
Kuletupkan api harga diri
Menetak pedang
pasukan berkuda
dan bersenapan
Tulang keras ditikam kelewang
Serakah tuntas
ditebas adat
Aku tak tahu mereka berjaga
Aku tak tahu mereka berjaga
Di lembah Butar
Di Lobu Siregar
Lintong ni huta
Pohan
Naga Saribu
Simamora
Simalungun
Uluan
Asahan
Pasukan berkuda hilang nyawa
Di teluk Samosir
Balige
Laguboti
Bakara
Pasukan perahu menggelucak
darah
Lihat, lihat, tak pernah
berdenyut takut
Menghadang tajam peluru dari Eropa
Sebab darah bergolak leluhur
Menyiram kubur sahabat
Hingga waktu
tengadah abadi
Tapi sebelum itu
Tapi setelah itu
Mereka bakar rumahku, kampungku,
adatku
Mereka remuk kerabatku, sukuku, anakku
Cucuku
5
Dan lihat Si Singamangaraja
Si kuda putih berlari
Menembus pasukan
si putih mata Christoffel
Prajurit Jawa dan Padang
Hingga Hamisi Tobelo Halmahera
Sucikan peluru
terpilih
untukku
Bidik
Bidik
Dan nyawa
meregang darah
dua bola mataku
Menghangati panglima dari Aceh
Patuan Nagari, Patuan Anggi, Boru Lopian
terjungkal peluru
di Sitapongan Sionomhudon
setelah si Pulo Batu
menggelepar lapar
di rimba gerilya
Dan sungai darah terus berdebur
ke tanah Batak
Menunggu siapa berlayar
Ke tanjung harap
Hingga setelah
ini
Hingga setelah ini
Aku tak tahu
mereka dengar jeritnya
Ketika sajak ini diigaukan
***
Bekasi, 2001