|
draft novel
Pangeran
Jawa Atawa Jagger Melayu
Bramantyo
Prijosusilo
Melewati rumah-rumah saudagar abad sembilanbelas yang kini umumnya
telah dijadikan lima atau enam flat terpisah, tangannya mulai
letih, pegangan tas seakan akan memotong jari-jarinya. Beberapa
tas belanjaan berisi hadiah Natal untuk orang-tuanya, untuk
Jagger, untuk Sanca, dan untuk Keith, dan juga beberapa bahan
makanan untuk sumbangan makan siang hari Natal yang akan dirayakan
berkumpul di rumah orangtuanya, makin berat. Membayangkan perayaan
Natal di Liverpool, wajahnya yang cantik menjadi tegang. Sorot
pandangnya mengeras.
selengkapnya
|
novel
Dokter
Zhivago
Boris
Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo),
disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960
Sembilan
hari kemudian teman-teman mereka menyelenggarakan persta perpisahan
untuk mereka, masih dalam kamar yang sama. Baik Pasha maupun
Lara telah lulus ujian, kedua-duanya sama utamanya dan kedua-duanya
telah ditawari pekerjaan di kota yang sama di daerah Ural;
esok mereka berangkat ke sana. Sekali
lagi orang minum-minum, menyanyi dan beramai-ramai, tapi kali
ini yang hadir hanyalah yang muda-muda.
selengkapnya
|