laporan Kenangan WTC New York
Maya Susiyani
Dengan diresmikannya akhir dari pencarian korban di puing-puing World Trade Centre New York beberapa waktu lalu, maka kedua gedung kembar yang sempat jadi salah satu pusat wisata terkemuka dunia semakin masuk tenggelam ke dalam alam maya. Tak ada lagi yang tersisa selain kenangan --sedih bagi yang berduka kehilangan keluarga, riang bagi para turis, atau mungkin datar-datar saja bagi yang melintasinya tiap hari.
selengkapnya

komentar Gerakan Telanjang
Sanie B. Kuncoro
Beberapa waktu lalu di Surabaya, sekelompok perempuan melakukan gerakan buka baju sebagai bentuk perlawanan atas penggusuran rumah tinggal mereka di bantaran kali. Penuh emosional mereka lepas baju dan dengan baju dalam ala kadarnya mereka menghadang petugas penggusuran. Lalu beberapa hari lalu di Ciledug Tangerang, kembali sekelompok perempuan melakukan hal yang sama. Mereka juga menanggalkan baju untuk menghadang petugas menggusur lokasi tempat usaha dagang mereka di pasar. Apakah upaya itu berhasil ? Ya, dengan pengertian ‘berhasil’ dalam tanda petik.
selengkapnya

draft novel Pangeran Jawa Atawa Jagger Melayu
Bramantyo Prijosusilo
Suatu pagi cuaca di awal bulan November diberkati angin yang lembut dan segar, matahari cerah bersinar. Ranting-ranting maple peneduh jalan tempat flat Elaine berada telah hampir gundul. Tinggal beberapa helai daun mati yang masih menempel enggan gugur, menghiasi tajuk pohon-pohon peneduh perkasa itu. Burung-burung bernyanyi, namun tak terlihat keberadaan mereka dari jendela-jendela besar flat Elaine. Jagger tidak mengenal suara burung yang berkicau itu. Sambil berpikir bahwa suara burung itu mirip dengan cucakrawa di pasar burung Jogja, dia juga sedang berkonsentrasi menyuapi Sanca yang didudukkan di atas high-chair, kursi tinggi berpengaman, dengan meja kecil di depannya.
selengkapnya

novel Dokter Zhivago 39
Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo)
Disalin sesuai aslinya dari terbitan Djambatan, Maret 1960 dengan penulisan ejaan baru.

Ruffina Onossimovna adalah perempuan yang berpikiran maju, lawan keras prasangka dan sangat cenderung pada segala sesuatu yang dipandangnya 'positif dan hayati.
Dalam peti berlaci-laci disimpannya turunan program Erfurt* yang dipujikan oleh pengarangnya. Salah sebuah foto di dinding menujukkan suaminya, 'Voit budiman,' pada hari pelancongan umum di Swiss, bersama Plekhanov**, kedua-duanya memakai jaket sutera dan topi panama.
selengkapnya

tentang penulis 39

ceritanet©listonpsiregar2000