ceritanet
situs nir-laba untuk karya tulis
edisi 29, Jumat 7 Desember 2001
___________________________________
sajak Patung Penari
Arie MP Tamba
esei Muslim Tanpa Masjid?
M. Najib Azca
Dalam buku kumpulan artikel terbarunya terbitan Mizan (2001), cendekiawan muslim Dr. Kuntowijoyo kembali menyuguhkan sejumlah ide cerdas dan menarik seputar Islam dan umat Islam. Salah satu gagasan orisinal Kunto adalah tesisnya mengenai lahirnya generasi baru di kalangan umat Islam yang disebutnya sebagai generasi 'Muslim Tanpa Masjid' --yang kemudian dipilih menjadi tajuk buku tersebut. Sebagai narasi pembuka artikel yang menarik --yang juga dikutip di sampul belakang buku itu-- Kunto menulis; "Generasi baru Muslim telah lahir dari rahim sejarah, tanpa kehadiran sang ayah, tidak ditunggui oleh saudara-saudaranya. Bahkan kelahirannya tidak terdengar oleh Muslim yang lain." Diawali dengan paparan ringkas fragmen sesaat setelah kejatuhan Soeharto yang disambut oleh para aktivis mahasiswa dengan sujud syukur, yang menandakan kemusliman mereka, namun segera diikuti oleh sikap penolakan mereka terhadap figur BJ Habibie, yang menurutnya merupakan 'lambang golongan Islam,' Kunto menengarai momen kelahiran lapisan generasi baru muslim tersebut.
selengkapnya
novel Pangeran Jawa Atawa Jagger Melayu
Bramantyo Prijosusilo
Setelah makan malam makanan tradisional Inggris, fish 'n chips 'n mushy peas, Keith meracik selinting hashish lagi, menghabiskannya dengan Jagger di jendela, lalu berpamitan karena dia harus bekerja pagi-pagi esok harinya. Sanca kecil, girang saja rasa hatinya, dan ingin bercanda terus, tak mau tidur. Elaine dan Keith juga masih merasakan pengaruh dari terbang melintas begitu banyak batas waktu geografis, dan sulit merasa ngantuk, meskipun letih dan melayang-layang. Setelah Elaine dan Jagger mandi bertiga dengan Sanca, keluarga itu mengenakan pakaian tidur dan menggeletak di atas ranjang tua, yang terbuat dari perunggu dan berkasur pegas. Sanca deras menetek lalu lelap tertidur. Elaine dan Jagger terlentang dan berpegangan tangan.
selengkapnyanovel Dokter Zhivago 29
Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo)
Disalin sesuai aslinya dari terbitan Djambatan, Maret 1960 dengan penulisan ejaan baru.
Pekerjaannya pada keluarga Kologrivov tidak menghalangi Lara menamatkan sekolahnya dan mulai berkuliah di Universitas. Ia belajar dengan baik, hingga akan berpromosi tahun depan, tahun 1912. Dalam musim semi tahun 1911 muridnya Lipa lulus sekolah. Ia sudah bertunangan dengan insinyur muda, Friesendank. Keadaannya baik dan asalnya dari keluarga baik-baik. Orang tua Lipa setuju tentang tunangannya, tapi keberatan kalau ia kawin semuda itu. Gadis manja, kesayangan keluarga yang keras kepala itu, membuat gaduh, berteriak-teriak kepada orang-tuanya dan menghentak-hentakkan kakinya. Di rumah-tangga makmur ini Lara telah diterima sebagai anggota keluarga, hingga tak ada yang mengingatkannya pada hutangnya, ataupun hutang itu memang sudah dilupakan. Ia hendak membayarnya lama sebelum itu, andaikata tak ada pengeluarannya yang rahasia.
selengkapnyaceritanet©listonpsiregar2000