ceritanet situs karya tulis - edisi 283, juli 2018                                             Facebook    Twittwr    Instagram
 sampul     sajak      laporan     cerpen    novel      memoar     catatan      foto     edisi lalu     kirim tulisan     tentang ceritanet      mailing list


Ibu Eliakim


Karena rajin, ibu mampu mengolah lahan kosong dan mendirikan kandang ternak babinya di areal berbukit. Kami anak-anaknya ikut membantu ibu untuk menanam ubi kayu, ubi jalar, pisang , dan sayur-sayuran. Ini menambah kas keluarga. Lalu di belakang rumah kami mendirikan kandang ayam. Kamipun memelihara ayam. Pada hari-hari tertentu, Ibu pergi ke pasar membeli dan menjual ayam. Saya sudah lupa, hari apa saja hari pasar (kami sebut pekan) di Paneitonga, Tigabolon, Balata dan Tigadolok. Ibuku Perempuan Perkasa - Eliakim Sitorus

 

 

cemara menderai sampai jauh
terasa hari akan jadi malam

ada beberapa dahan di tingkap merapuh
dipukul angin yang terpendam

Derai-derai Cemara - Chairil Anwar

Yogyakarta
Gunung Merapi dari Punthuk Setumbu, Yogyakarta, Sabtu 30 Juni 2018

Tulisan lain

Kasih Mamak Sama Panjangnya - Liston P Siregar

Aku Berkisar Antara Mereka - Chairil Anwar

Sipirok

Mirat Muda, Chairil Muda - Chairil Anwar

Warung Kopi - Jajang Kawentar

London

Buat Gadis Rasid - Chairil Anwar

Menegaskan ibadah orang Bali - Liston P Siregar

Ubud

Jangan REPLY ALL!! - Liston P Siregar

Puncak - Chairil Anwar

Lucerne

Saya Sie Yoe Lien, Dan Ini Bukan Fitnah - Linawati Sidarta

Persetujuan Dengan Bung Karno - Chairil Anwar

Kent

Robert Mugabe dan Setya Novanto, beda-beda mirip - Liston P Siregar

Malam Di Pegunungan - Chairil Anwar

St Agnes

Mereka-reka Pemerintahan Jokowi Mendatang, Kesabaran Masyarakat Sipil Masih Perlu - Liston P Siregar

Sorga - Chairil Anwar

Labuhan Bajo

Pemberian Tahu - Chairil Anwar

Dartmoor

Mengibarkan Bendera Merah Putih - Sekelompok warga Indonesia

Ini (Jalanan) Medan Bung - Liston P Siregar

Dari Dia - Chairil Anwar

©listonpsiregar2000