ceritanet situs karya tulis - edisi 281, april 2018                                             Facebook    Twittwr    Instagram
 sampul     sajak      laporan     cerpen    novel      memoar     catatan      foto     edisi lalu     kirim tulisan     tentang ceritanet      mailing list

sajak Mirat Muda, Chairil Muda
di pegunungan 1943
Chairil Anwar

Dialah, Miratlah, ketika mereka rebah
Menatap lama ke dalam pandangnya
coba memisah matanya menantang
yang satu tajam dan jujur yang sebelah

Ketawa diadukannya giginya pada
mulut Chairil; dan bertanya: Adakah, adakah
kau selalu merasa mesra dan aku bagimu indah?
Mirat raba urut Chairil, raba dada
Dan tahulah dia kini, bisa katakan
dan tunjukkan dengan pasti di mana
menghidup jiwa, menghembus nyawa
Liang jiwa-nyawa saling berganti. Dia
rapatkan

Dirinya pada Chairil makin sehati;
hilang secepuh segan, hilang secepuh cemas
Hiduplah Mirat dan Chairil dengan deras,
menuntut tinggi tidak setapak berjarak
dengan mati.
1949

Buat Nyonya N.

Sudah terlampau puncak pada tahun yang lalu
dan kini dia turun ke rendahan datar.
Tiba di puncak dan dia sungguh tidak tahu
Burung-burung asing bermain keliling kepalanya
dan buah-buah hutan ganjil mencap warna pada
       gaun

Sepanjang jalan dia terkenang akan jadi satu
Atas puncak tinggi sendiri
berjubah angin, dunia di bawah dan lebih dekat
      kematian
Tapi hawa tinggal hampa, tiba di puncak dia sungguh tidak tahu

Jalan yang dulu tidak akan dia tempuh lagi,
Selanjutnya tidak ada burung-burung asing,
       buah-buah pandan ganjil

Turun terus. Sepi.
Datar-lebar-tidak bertepi
1949

Tulisan lain

Warung Kopi - Jajang Kawentar

London

Buat Gadis Rasid - Chairil Anwar

Menegaskan ibadah orang Bali - Liston P Siregar

Ubud

Jangan REPLY ALL!! - Liston P Siregar

Puncak - Chairil Anwar

Lucerne

Saya Sie Yoe Lien, Dan Ini Bukan Fitnah - Linawati Sidarta

Persetujuan Dengan Bung Karno - Chairil Anwar

Kent

Robert Mugabe dan Setya Novanto, beda-beda mirip - Liston P Siregar

Malam Di Pegunungan - Chairil Anwar

St Agnes

Mereka-reka Pemerintahan Jokowi Mendatang, Kesabaran Masyarakat Sipil Masih Perlu - Liston P Siregar

Sorga - Chairil Anwar

Labuhan Bajo

Pemberian Tahu - Chairil Anwar

Dartmoor

Mengibarkan Bendera Merah Putih - Sekelompok warga Indonesia

Ini (Jalanan) Medan Bung - Liston P Siregar

Dari Dia - Chairil Anwar

Medan

©listonpsiregar2000