sampul
 seri jurnalistik
 sajak

 laporan
 cerpen

 novel
 memoar

 catatan
 foto

 edisi lalu
 kirim tulisan

 tentang ceritanet
 ikut
mailing list

Twittwr   Facebook   


ceritanet              situs karya tulis - edisi 257, 10 maret 2016
Tulisan lain

Joey, Rio, Media, dan Menpora - Liston P Siregar

Hampa - Chairil Anwar

Dari Kehidupan Para Jutawan 6 - Victoria Tokareva, Penerjemah: Victor Pogadaev

Teheran Dalam Stoples 22 - Aminatul Faizah

Bradford upon Avon

Kenangan - Chairil Anwar

Dari Kehidupan Para Jutawan 5 - Victoria Tokareva, Penerjemah: Victor Pogadaev

Teheran Dalam Stoples 21 - Aminatul Faizah

Leeds

Musim Dingin - Liston P Siregar

Tubuh Miskin - Jajang Kawentar

Dari Kehidupan Para Jutawan 4 - Victoria Tokareva, Penerjemah: Victor Pogadaev

Kesabaran - Chairil Anwar

Teheran Dalam Stoples 20 - Aminatul Faizah

Lelaki dan Kebunnya - Tosca Santoso

Dari Kehidupan Para Jutawan 3 - VictoriaTokareva, Penerjemah: Victor Pogadaev

Penerimaan - Chairil Anwar

Teheran Dalam Stoples 19 - Aminatul Faizah

Essex

 

sajak Siapa Takut Kawan!
Bela Kusumah

Ledakan Bomb di pantai Kuta dan Jembaran di Bali, itu sejarah.

Bulan lalu, aku makan siang di Kuta, menikmati udang bakar dengan sambel cabe di Warung Padang.

Pada suatu malam bulan Purnama, aku makan malam di Jimbaran,  ikan bakar dengan tiupan angin laut menyisipkan aroma garam.

Di Lindt Café di Sydney harumnya kopi godok panas mendadak beku penuh rasa TAKUT yang Gila.

Meskipun begitu, aku kadang-kadang minum kopi di Lindt Café di tepi sungai Yarra dengan teman2ku.

Jumat yang HITAM di Paris?

Berdoalah kawan buat kedamaian DUNIA.

Tak perlu takut!

Aku masih ingin ke Paris membeli parfum  merek Channel 5 untuk kekasihku.

ALLEPO di Suriah hancur oleh perang yang dibakar, akibat perebutan kekuasaan yang
menganga di langit.

Aku tidak mengerti kenapa peristiwa-peristiwa horor itu terjadi.

Makanya,  aku jadi ingin mengisi perutku dengan gudeg ayam di piringku

IsnyaAllah kalau semua peperangan itu selesai.

Aku Ingin merayakan syukuran keDAMAIan.

Dengan nasi tumpeng untuk mereka  yg hidup  dan arwah –arwah nenek moyang penduduk
kota Alleppo.

Untuk menghapuskan ketakutan yg digaung-gaungkan oleh para penjahat bunuh diri
dengan BUNGA dan cahaya LILIN.

Menyebrang batas- batas Negara menghembus  bau asap peluru.

HIDUP  terlalu indah untuk disia-siakan oleh dendam dan kebodohan.

Aku ingin sekali  pergi ke Paris membeli parfum merek Channel 5 untuk kekasihku.

Dan menawarkan segelas anggur Don Perignon.

Hari Jumat Hitam di Paris akibat seranganb teroris?

Berdoalah kawan untuk keDAMAIan DUNIA

Dan, mari kita minum segelas bir dan berdansa

Siapa TAKUT kawan.
***

Melbourne 15 November 2015

Baca sajak-sajak lain di sajak

ceritanet©listonpsiregar2000