sampul
 seri jurnalistik
 sajak

 laporan
 cerpen

 novel
 memoar

 catatan
 foto

 edisi lalu
 kirim tulisan

 tentang ceritanet
 ikut
mailing list

Twittwr   Facebook   


ceritanet              situs karya tulis - edisi 256, 18 februari 2016
Tulisan lain

Musim Dingin - Liston P Siregar

Tubuh Miskin - Jajang Kawentar

Dari Kehidupan Para Jutawan 4 - Victoria Tokareva, Penerjemah: Victor Pogadaev

Kesabaran - Chairil Anwar

Teheran Dalam Stoples 20 - Aminatul Faizah

Lelaki dan Kebunnya - Tosca Santoso

Dari Kehidupan Para Jutawan 3- Victoria Tokareva, Penerjemah: Victor Pogadaev

Penerimaan - Chairil Anwar

Teheran Dalam Stoples 19 - Aminatul Faizah

Essex

Dari Kehidupan Para Jutawan 2- Victoria Tokareva, Penerjemah: Victor Pogadaev

Lagu Biasa - Chairil Anwar

Suatu Pagi di Kantin Sekolah - Imron Supriyadi

Teheran Dalam Stoples 18 - Aminatul Faizah

Kepulauan Seribu

Dari Kehidupan Para Jutawan 1 -Victoria Tokareva, Penerjemah: Victor Pogadaev

Hukum - Chairil Anwar

Teheran Dalam Stoples 17 - Aminatul Faizah

Ancol

 

Kadang
Di antara jeriji itu-itu saja
Mereksmi memberi warna
Benda usang dilupa
Ah! tercebar rasanya diri

Membubung tinggi atas kini
Sejenak
Saja. Halus rapuh ini jalinan kenang

Kenangan, untuk Karinah Moordjono - Chairil Anwar

Pada suatu ketika Maurice coba meyakinkan Nastya supaya meninggalkan suaminya, dengan sanggup  mengambil risiko. Tetapi Nastya tidak hendak meninggalkan suaminya begitu saja. Seandainya Maurice melamar…
Dari Kehidupan Para Jutawan - Victoria Tokareva, Penerjemah: Victor Pogadae

Leeds

Aku pulang dengan cemberut setelah sekolah. Aku melihat ibuku sedang mengajari Khala Khumairah ibu dari Ma’arif memasak. Aku mulai iri dan cemburu karena ibu sibuk dengan para tetangga yang penasaran dengan ibuku. Meski ibu selalu menyempatkan banyak waktu untukku namun ibu tak seperti dahulu lagi. novel Teheran Dalam Stoples - Aminatul Faizah

ceritanet©listonpsiregar2000