sampul
 seri jurnalistik
 sajak

 laporan
 cerpen

 novel
 memoar

 catatan
 foto

 edisi lalu
 kirim tulisan

 tentang ceritanet
 ikut
mailing list

twitter   facebook   


ceritanet              situs karya tulis - edisi 250, 11 Juli 2015

Tulisan lain

Puisi - Jajang Kawentar

Teheran Dalam Stoples 15 - Aminatul Faizah

Dymchurch

Poltak dan Mamak, pada suatu sore - Liston P Siregar

Sia-sia - Chairil Anwar

Teheran Dalam Stoples 14 - Aminatul Faizah

Broadstairs

Ambruknya, atau munculnya, keping-keping Jokowi - Liston P Siregar

Nisan - Chairil Anwar

Teheran Dalam Stoples 13 - Aminatul Faizah

Devon

Mobilku - Sanie B Kuncoro

Teheran Dalam Stoples 12 - Aminatul Faizah

Kamboja

Ribut KPK-Polri, Melihat ke Inggris - Liston P Siregar

Rembang Api - Jajang Kawentar

Teheran Dalam Stoples 11 - Aminatul Faizah

Wales

Media Massa dan Agama - Liston P Siregar

sajak Pelarian
Chairil Anwar

1

Tak tertahan lagi
remang miang sengketa di sini

Dalam lari
Dihempaskannya pintu keras tak berhingga

Hancur lulu sepi seketika
Dan paduan dua jiwa

2

Dari kelam ke malam
Tertawa meringis malam menerimanya
Ini batu baru tercampung dalam gelita
"Mau apa? Rayu dan pelupa,
Aku ada! Pilih saja!
Bujuk dibeli!
Atau sungai sunyi?
Mari! Mari!
Turut saja!"

Tak kuasa - terengkam
Ia dicengkam malam.
Februari 1943

Suara Malam
Dunia badai dan topan
Manusia mengingatkan "Kebakaran di Hutan"
Jadi ke mana
Untuk damai dan reda?
Mati
Barang kali ini diam dan kaku saja
dengan ketenangan selama bersatu
mengatasi suka dan duka
kekebalan terhadap debu dan nafsu
Berbaring tak sedar
Seperti kapal pecah di dasar lautan
jemu dipukul ombak besar
Atau ini
Peleburan dalam Tiada
dan sekali akan menghadap cahaya
....................................................
Ya Allah! Badanku terbakar - segala samar
Aku sudah melewati batas
Kembali? Pintu tertutup dengan keras
Februari 1943

ceritanet©listonpsiregar2000