sampul
 seri jurnalistik
 sajak

 laporan
 cerpen

 novel
 memoar

 catatan
 foto

 edisi lalu
 kirim tulisan

 tentang ceritanet
 ikut
mailing list

twitter   facebook   


ceritanet              situs karya tulis - edisi 249, 5 Juni 2015
Tulisan lain

Ambruknya, atau munculnya, keping-keping Jokowi - Liston P Siregar

Nisan - Chairil Anwar

Teheran Dalam Stoples 13 - Aminatul Faizah

Devon

Mobilku - Sanie B Kuncoro

Teheran Dalam Stoples 12 - Aminatul Faizah

Kamboja

Ribut KPK-Polri, Melihat ke Inggris - Liston P Siregar

Rembang Api - Jajang Kawentar

Teheran Dalam Stoples 11 - Aminatul Faizah

Media Massa dan Agama - Liston P Siregar

Pembunuhan jurnalis atas agama - Liston P Siregar

Jalan Batu ke Danau - Sitor Situmorang

Ras Siregar

Teheran Dalam Stoples 10 - Aminatul Faizah

Inggris

Media Massa, Dinosorus Abad 20 - Liston P Siregar

Kisah Tembakau - Aminatul Faizah

Ras Siregar

Teheran Dalam Stoples 9 - Aminatul Faizah

 

...Sejak itulah, pemutar kaset mono yang pernah berteriak-teriak bersama Led Zeppelin, Deep Purple, Rolling Stones -untuk memamerkan keliaran imajinasi, mabuk, dan cinta mereka- bertobat sepenuhnya. Sekarang ia hanya melantunkan Kidung Jemaat, memuja Tuhan dan alam semesta. Poltak dan Mamak, pada suatu sore - Liston P Siregar

Penghabisan kali itu kau datang
membawa karangan kembang
Mawar merah dan melati putih
darah dan suci

Kau tebarkan depanku
serta pandang yang memastikan. Untukmu

Sia-Sia - Chairil Anwar

Broadstairs
Broadstairs, May 2015

Aku berada di tengah tanah lapang yang berdebu, duduk di atas ayunan membunuh jam istirahat. Khafsah sedang bermain kelereng dengan teman-teman lain dan aku sedang ingin bermalasan di atas ayunan. Siang tengah hari itu cukup terik walau hembusan angin cukup mendinginkan cuaca, dan aku merasa agak ngantuk, apalagi terayun-ayun dan tak banyak suara bising di sekitar ayunan. Teheran dalam Stoples - Aminatul Faizah

ceritanet©listonpsiregar2000