sampul
 seri jurnalistik
 sajak

 laporan
 cerpen

 novel
 memoar

 catatan
 foto

 edisi lalu
 kirim tulisan

 tentang ceritanet
 ikut
mailing list

twitter   facebook   


ceritanet              situs karya tulis - edisi 249, 5 Juni 2015

Tulisan lain

Poltak dan Mamak, pada suatu sore - Liston P Siregar

Teheran Dalam Stoples 14 - Aminatul Faizah

Broadstairs

Ambruknya, atau munculnya, keping-keping Jokowi - Liston P Siregar

Nisan - Chairil Anwar

Teheran Dalam Stoples 13 - Aminatul Faizah

Devon

Mobilku - Sanie B Kuncoro

Teheran Dalam Stoples 12 - Aminatul Faizah

Kamboja

Ribut KPK-Polri, Melihat ke Inggris - Liston P Siregar

Rembang Api - Jajang Kawentar

Teheran Dalam Stoples 11 - Aminatul Faizah

Wales

Media Massa dan Agama - Liston P Siregar

Jalan Batu ke Danau - Sitor Situmorang

Ras Siregar

Teheran Dalam Stoples 10 - Aminatul Faizah

Inggris

Media Massa, Dinosorus Abad 20 - Liston P Siregar

Kisah Tembakau - Aminatul Faizah

Ras Siregar

 

sajak Sia-Sia
Chairil Anwar

Penghabisan kali itu kau datang
membawa karangan kembang
Mawar merah dan melati putih
darah dan suci
Kau tebarkan depanku
serta pandang yang memastikan. Untukmu

Sudah itu kita sama termangu
Saling bertanya: Apakah ini?
Cinta? Keduanya tak mengerti

Sehari itu kita bersama. Tak hampir-menghampiri

Ah! Hatiku yang tak mau memberi
Mampus kau dikoyak-koyak sepi
***

Sendiri

Hidupnya tambah sepi, tambah hampa
Malam apa lagi
Ia membenci. Dirinya dari segala
Yang minta perempan untuk kawannya

Bahaya dari tiap sudut. Mendekat juga
Dalam ketakutan menanti ia menyebut satu nama

Terkejut ia terduduk. Siapa memanggil itu?
Ah! Lemah lesu ia tersedu: Ibu! Ibu!
***

Baca sajak-sajak lain dengan klik sajak

ceritanet©listonpsiregar2000