sampul
 sajak

 laporan
 cerpen

 novel
 memoar

 catatan
 foto

 edisi lalu
 kirim tulisan

 tentang ceritanet
 ikut
mailing list

twitter    facebook    google


ceritanet              situs karya tulis - edisi 240, 1 september 2014

Tulisan lain

Teheran Dalam Stoples 7 - Aminatul Faizah

Yang Terempas dan Yang Luput - Chairil Anwar (1949)

Nafiri Ciputat - Bahrum Rangkuti Anwar (1969)

London

Saya, 'Rajanya' Arsenal 2 - Liston P Siregar

Teheran Dalam Stoples 6 - Aminatul Faizah

Risjwijk 17 - Taufiq Ismail

Surat Buat Pa Said - Ajip Rosidi

Saya, 'Rajanya' Arsenal 1 - Liston P Siregar

Teheran Dalam Stoples 5 - Aminatul Faizah

Depan Sekretariat Negara - Taufiq Ismail

Benteng - Taufiq Ismail

Penulis edisi 242

Aminatul Faizah, lahir di Gresik, 31 desember 1989 dan memegang motto: jadikan apa yang tak sempurna melebihi kesempurnaan itu sendiri karena kesempurnaan sejati yang mutlak milik Tuhan dan di dunia kesempurnaan adalah relatif. Novel pertamanya, Teheran Dalam Stoples diterbitkan oleh Diva Press.

Simon Carmiggelt lahir di Den Haag tahun 1913. Bagi mereka yang ingin mengetahui keadaan dan kehidupan di Belanda pada masa kehidupannya akan mendapat informasi yang paling tepat lewat tulisan-tulisan Carmiggelt. Ia menulis setiap hari dalam surat kabar Het Parool dengan nama samaran Kronkel. Dalam kolom tersebut dilukiskannya apa yang dilihatnya sambil santai di kota Amsterdam dan sekitarnya. Ia menggambarkan lewat kata-kata bagaimana orang berjalan, bersalaman, saling memandang, apa yang dpercakapkan, bagaimana mereka bercumbuan atau sebalikya bagaimana mereka berkelahi. Pendeknya segala yang terjadi dalam kehidupan manusia dilukiskannya kembali lewat tulisan-tulisannya yang pendek secara santai.

Chairil Anwar (1922-1949) pelopor Angkatan 45 yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan kesusastraan Indonesia. Sajak-sajaknya baru diterbitkan setelah dia meninggal, yaitu Tiga Menguak Takdir (bersama Rivai Apin dan Asrul Sani), Deru Campur Debudan Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Luput (1950). Ia lahir di Medan tapi setelah kelas dua MULO ke Jakarta, tempat ia hidup dan kemudian meninggal pada usia 27 tahun. Diapun ada menulis esai dan menterjemahkan karya-karya sastra dunia, baik puisi maupun prosa. Ia menterjemahkan sajak-sajak Marie Rilke, Edward du Perron, dan cerita karya Ernest Hemingway dan Andre Gide. Meskipun kemudian beberapa karya dinyatakan plagiat, tetapi pengaruhnya terhadap perkembangan sastra Indonesia tetap diakui orang.

Bahrum Rangkuti (lahir 1916) terutama dikenal sebagai salah seorang ahli mengenai Moh. Iqbal, tertama karena ia telah menterjemahkan karya utama penyair bapak negara Paksitan itu langsung dari bahasa Urdu: Asrar-i-Khuid. Ia sendiri banyak menulis sajak, esai, cerita dan menterjemahkan. Antaranya ia menterjemahkan karya Jawaharlal Nehru tentang sejarah dunia. Menjadi imam Angkatan Laut Republik Indonesia dengan pangkat tituler Kolonel, menjadi anggota DPR-GR, sekarang menjadi Sekretaris Jenderal Kementrian Agama Republik Indonesia. Setelah lama tidak terdengar menulis karya-karya sastra, beberapa tahun terakhir ini banyak mengumumkan sajak-sajaknya yang baru, yang nafas Islamnya kian nampak.

________________________

sekilas cerita

ceritanet didirikan November 2000 sebagai media tukar karya tulis dengan asumsi banyak karya tulis yang menarik walau tidak sesuai dengan gaya media massa konvensional.

ceritanet juga berharap mengembangkan gaya tulis internet.semua hak cipta atas tulisan di ceritanet dimiliki penulis bersangkutan. ceritanet hanya merupakan media.

tidak ada definisi karya tulis yang kaku untuk ceritanet, bisa esei, laporan jurnalistik, resensi buku atau film atau pertunjukan lainnya, sajak, puisi maupun novel.

ceritanet merupakan media independen.

editor: Liston P Siregar
editor@ceritanet.com

 

 

ceritanet©listonpsiregar2000