sampul
 sajak

 laporan
 cerpen

 novel
 memoar

 catatan
 foto

 edisi lalu
 kirim tulisan

 tentang ceritanet
 mailing list

 twitter    facebook    google

ceritanet              situs karya tulis - edisi 234, 15 juli 2013

Tulisan lain

Air - Ras Siregar

Perdulilah ketika warga dunia perduli - Liston P Siregar

Kereta Mati - Toto S. Bachtiar

Vivere Pericolosamente 2 - Vincent Mahieu

Kisah dua pemimpin: Boris dan Jokowi - Liston P Siregar

Cikini - Ramadhan K.H.

Vivere Pericolosamente 1 - Vincent Mahieu

Anak Sumbawa - Ajip Rosidi

Hampa - Bahrum Rangkuti

Lebih hitam dari hitam - Iwan Simatupang

Kemarin Sore, Tentang Kehilanganmu - Elfira Arisanti

Jakarta Di bawah Hujan - Sapardi Djoko Damono

Tree

sajak Nevermore
elegi buat tukang beca Jakarta
Wing Kardjo (1959) Djakarta Dalam Puisi Indonesia

Ini mimpi, ini hari, ini kota
aku telah melihatnya di garis tangan
darahnya panas
nasibnya naas.

Ini hari, ini kota, ini jalan
aku telah menempuhnya lewat mata
pulangnya tinggal riwan
bayangan derita

Ini kota, ini jalan, ini harap
dia telah memerasnya hingga gersang
habis darah, sakit tulang
anak-anak dalam gelap

Ini jalan yang kita lihat
menggambarkan hasrat tanpa untung
menusuk jantung!

***

ceritanet©listonpsiregar2000