sampul
 sajak

 laporan
 cerpen

 novel
 memoar

 catatan
 foto

 edisi lalu
 kirim tulisan

 tentang ceritanet
 mailing list

 twitter    facebook    google

ceritanet              situs karya tulis - edisi 232, 10 mei 2013

Tulisan lain

Vivere Pericolosamente 1 - Vincent Mahieu

Anak Sumbawa - Ajip Rosidi

Lebih hitam dari hitam - Iwan Simatupang

Kemarin Sore, Tentang Kehilanganmu - Elfira Arisanti

Jakarta Di bawah Hujan - Sapardi Djoko Damono

Trem - MH Rustandi Kartakusuma

Catatan Joshua Oppenheimer: The Act of Killing - Liston P Siregar

Selamat Tinggal, Kucium - Sapardi Djoko Damono

Hampa - Sang Agung Murbaningrad

Sendiri, Sejenak, Aku Bicara Cinta - Suhendri Cahya Purnama

Jokowi - The Economist

Cikini Raya - Ajip Rosidi

Dari Dukuh-Krakatau - Wing Kardjo

Worcester

sajak Hampa
Bahrum Rangkuti (1946) Djakarta Dalam Puisi Indonesia

Naik beca pulang ke Mampang, Larut malam
Dunia malam, sepi dan kelam
Di pohon bimbang dan gelap diam

Segala lena dan kaku
Abang becak litak lesu
Tiada gaya dan napsu

Bulan pun tak kelihatan
Satu bintang pudar segan
Hendak hilang ke balik awan

Aku pun begitu sekarang
Jiwa kosong dan malang
Bulan bintangku hilang
***

ceritanet©listonpsiregar2000