sampul
 sajak

 laporan
 cerpen

 novel
 memoar

 catatan
 foto

 edisi lalu
 kirim tulisan

tentang ceritanet
ikut mailing list

 twitter    facebook    google

ceritanet              situs karya tulis - edisi 226, 16 november 2012

Tulisan lain

Masyarakat Madani 3-0 Pemerintah dan Polisi - Liston P Siregar

Doger- Ajip Rosidi

Gadis Peminta-minta - Toto S. Bachtiar

Autumn Leaves- Idrus F Shahab

Oh RPM, I feel good - Ani Mulyani

Potret Diri - Ajip Rosidi

Kalangan Ronggeng - W.S Rendra

Beachy Head

Akhirnya pada Oktober dan sampai pertengahan November 2012 tak satu pun tulisan yang masuk ke ceritanet.com dan ini agak ironis karena sekitar sebulan lalu, seorang teman lama -Santoso namanya, jika Anda mengenalnya- baru saja 'memuji'. "Hebat pakcik, ceritanet masih jalan." Ditanggapi dengan: "selagi masih ada tulisan yang masuk, akan tetap terbit." Tapi untuk pertama kali tak satu pun tulisan yang masuk di bulan Oktober 2012. Di tunggu ke pertengahan November juga tidak ada. Dulu, ketika terbit pertama 25 November 2000 dengan rentang terbit 10-harian, amat banyak tulisan yang dikirim ke redaksi ceritanet -dari Anda sekalian yang baik budi: yang mengirim tulisan untuk mendukung maupun yang memang ingin membagi tulisannya. Terimakasih Banyak untuk Anda Sekalian www.ceritanet.com

Dan siapa yang aku temukan di warung Ban Fo, si penjual sup itu? Tentu saja Tek Eng. Si Kebal. Di manapun aku menemukan rumah makan dengan makanan rakyat yang istimewa enaknya dan merahasiakannya, pastilah cepat atau lambat pada suatu hari Tek Eng akan menemukannya pula. Si Tek Eng itu sungguh tukang makan enak yang tiada malunya. Dia tahu semua rumah makan dan semua warung makan yang istimewa di seluruh Jawa Barat, dia tidak malu di manapun juga dan dia makan apa saja. Asal dimasak oleh orang yang ahhi masak dan ditemukan oleh orang yang selalu mencari yang baru. Pirus Urat Mas Vincent Mahieu

Kenangan mati bagi yang mati
Hormat bagi yang hidup setiakan derita
Ulurkan tanganmu

Sangkutkan sepatu pada kaki berdebu
Dan mimpilah merenung jendela terbuka
Nun adalah dunia dosa, duniaku sayang
Aku berpihak padamu

Dunia Sebelum Tidur Toto S. Bachtiar (1954)

Tukang bandrek berdiang darurat
pembeli jauh, rumah jauh

pelita mengecil, caya merebah
Minah, mendamba tanpa menyerah
Minah meminta, tanpa mengaduh

Jauh Malam di Pasar Matraman Sobron Aidit (1953)

ceritanet©listonpsiregar2000