sampul
 sajak

 laporan
 cerpen

 novel
 memoar

 catatan
 foto

 edisi lalu
 kirim tulisan

 tentang ceritanet
ikut mailing list

 twitter    facebook    google

ceritanet              situs karya tulis - edisi 225, 08 oktober 2012

Tulisan lain

Masyarakat Madani 3-0 Pemerintah dan Polisi - Liston P Siregar

Doger- Ajip Rosidi

Autumn Leaves- Idrus F Shahab

Oh RPM, I feel good - Ani Mulyani

Potret Diri - Ajip Rosidi

Kalangan Ronggeng - W.S Rendra

Ariel 1- Bernando J Sujibto

Delima yang bertutur tentang Senayan- Aminatul Faizah

Bukit Lawang

sajak Gadis Peminta-minta
Toto S. Bachtiar
(1955) Djakarta Dalam Puisi Indonesia

Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil
Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka
Tengadah padaliu, pada bulan merah jambu
tapi kotaku jadi hilang tanpa jiwa

Ingin aku ikut, gadis kecil berkaleng kecil
Pulang ke bawah jembatan yang melulur sosok
Hidup dari kehidupan angan-angan yang gemerlapan
Gembira dari kemajaan riang

Duniamu yang lebih tinggi dari menara katedral
Melintas-lintas di atas air kotor, tapi yang begitu kauhafal
Jiwa begitu murni, terlalu murni
Untuk bisa membagi dukaku

Kalau kau mati, gadis kecil berkaleng kecil
Bulan di atas itu, tak ada yang punya
Dan kotaku, ah kotaku
Hidupnya tak lagi punya tanda
***

ceritanet©listonpsiregar2000