sampul
 sajak

 laporan
 cerpen

 novel
 memoar

 catatan
 foto

 edisi lalu
 kirim tulisan

tentang ceritanet
 ikut mailing list
ceritanet              situs karya tulis - edisi 222, 3 juli 2012

Tulisan lain

Menelusuri Pangkal Jazz, ELP, dan Yes 1- Liston P Siregar

Bersatulah Pelacur-pelacur Kota Jakarta - W.S. Rendra

Surat Cinta Endaj Rasidin - Ajip Rosidi

Aku, Dingis, dan Sawah - Limantina Sihaloho

Setangkai Daun Bodhi - TranzCuk Riomandha

Tuti Artic - Chairil Anwar

Kamar - Toto S Bachtiar

Galau - Presiden Hayat

Swimbrook

Keterjerumusan ke dalam musik jazz itu sebenarnya berlangsung rada simultan dengan pengenalan saya terhadap yang disebut sebagai classic rock atau progressive rock. Jelas classic rock datangnya setelah jazz namun kemudian berjalan bersama. Dan saya masih ingat yang membuka pintunya justru musik rock –tanpa classic atau progressive- yaitu Stairway to Heaven-nya Led Zeppelin dan Bohemian Rhapsody dari The Queen. Saya mendengarnya di rumah salah seorang teman, yang punya kaset Rock Collection berupa kompilasi dari beberapa lagu rock. Menelusuri Pangkal Jazz, ELP, dan Yes 2 Liston P Siregar

Kuhisapi udara malam sebab ia bagian dari kehidupan
Lampu-lampu pijar jalan panjang kesibukan orang dan kenderaan
Tulang dan jiwa di sini bersatu, kehidupan daging dan cita

Kusukai cinta di malam sunyi sebab suatu pengharapan
Juga cinta di malam gelisah sebab suatu perpisahan

Getah Malam Dodong Djiwapradja (1955)

Bulan berlayar, hatiku hambar
Malam begini malam berbisa

Karena aku bukan di tempatnya
Dan rasa dada terbakar

Malam Terang di Jakarta Sobron Aidit (1954)

ceritanet©listonpsiregar2000 
ceritanet©listonpsiregar2000