sampul
 sajak

 laporan
 cerpen

 novel
 memoar

 catatan
 foto

 edisi lalu
 kirim tulisan

tentang ceritanet
 ikut mailing list
ceritanet              situs karya tulis - edisi 222, 3 juli 2012

Tulisan lain

Menelusuri Pangkal Jazz, ELP, dan Yes 2- Liston P Siregar

Malam Terang di Jakarta- Sobron Aidit

Menelusuri Pangkal Jazz, ELP, dan Yes 1- Liston P Siregar

Bersatulah Pelacur-pelacur Kota Jakarta - W.S. Rendra

Surat Cinta Endaj Rasidin - Ajip Rosidi

Aku, Dingis, dan Sawah - Limantina Sihaloho

Setangkai Daun Bodhi - TranzCuk Riomandha

Tuti Artic - Chairil Anwar

Kamar - Toto S Bachtiar

Galau - Presiden Hayat

Swimbrook

sajak Getah Malam
Dodong Djiwapradja (1955)
Djakarta Dalam Puisi Indonesia

I
Kuhisapi udara malam sebab ia bagian dari kehidupan
Lampu-lampu pijar jalan panjang kesibukan orang dan kenderaan
Tulang dan jiwa di sini bersatu, kehidupan daging dan cita
Kusukai cinta di malam sunyi sebab suatu pengharapan
Juga cinta di malam gelisah sebab suatu perpisahan

II
Malam bertemu di Pasar Baru kemesuman di pojok jalan
Dan bintang tersawang tinggi, kebulatan cita dan pengharapan
Terpagut mata pada bayangan senja malamn besi tua
-serupa si tua bangka membungkuk di ujung usianya
Keharuan ditimba dari air kali yang lesi dan gang sendat di perapatan
Atau karena suara lonceng gereja, adzan Thuan diserukan

III
Terbaring di tikar Senen dalam pijitan tertawan rabaan perempuan
Sedap ditingkah kecewa antara kehidupan remaja dan bayangan hari tua
Keampuhan malam bergantungan pada rumah-rumah lama Tionghoa
Kegelisahannya melekat pada jalan rumah makan dan tempat dansa
Di sini kehidupan cuma daging dan tulang
Namun di celah klenteng tua kakek mendoa dan sembahyang

IV
Sekarang hujan, kita tidak berpayung apa pula jas hujan
-serupa kesediaan yang tak sedia terhadap suatu peperangan
berteduh di emper jalanan, yang lain di bawah jembatan
Kita tidak berumah
Kita tak bertempat tinggal
***

ceritanet©listonpsiregar2000 
ceritanet©listonpsiregar2000