sampul
 sajak

 laporan
 cerpen

 novel
 memoar

 catatan
 foto

 edisi lalu
 kirim tulisan

 tentang ceritanet
 ikut mailing list
ceritanet              situs karya tulis - edisi 220, senin 14 mei 2012

Tulisan lain

Aku, Dingis, dan Sawah - Limantina Sihaloho

Setangkai Daun Bodhi - TranzCuk Riomandha

Kamar - Toto S Bachtiar

Galau - Presiden Hayat

Lagu Jakarta - Ajip Rosidi

Jakarta - Sitor Situmorang

Suara - Toto S Bachtiar

Senja di Tanah Abang - M. Hussyn Umar

Kepada Jakarta - Ajip Rosidi

Sebuah Buku Puisi dan Musik pun Dimulai - Arpan Rachman

Angkor Wat

sajak Tuti Artic
Chairil Anwar (1947) Djakarta Dalam Puisi Indonesia

Antara bahagia sekarang dan nanti jurang terngaga
Adikku yang lagi keenakan menjilat es artic
Sore ini kau cintaku, kuhiasi dengan sus + coca cola
Istriku dalam latihan : kita hentikan jam berdetik

Kau pintar benar bercium, ada goresan tinggal terasa
Ketika kita bersepeda kuantar kau pulang
Panas darahmu, sungguh lekas kau jadi dara
Mimpi dua bangka ke langit lagi menjulang

Pilihanmu saban hari menjemput, saban kali bertukar
besok kota berselisih jalan, tidak kenal tahu
Surga hanya permainan sebentar

Aku juga seperti kau, semua lekas berlalu
Aku dan Tuti + Greet + Amoi....hati terlantar
Cinta adalah bahaya yang lekas jadi pudar
***

ceritanet©listonpsiregar2000