ceritanet              situs karya tulis - edisi 217, senin 6 februari 2012

 

Baca juga

Penghujung Senja - Suhendri Cahya Purnama

Aku Berkisar Antara Mereka - Chairil Anwar

Ibukota Senja - Toto S. Bachtiar

Kotaku, Kotamu, Kota Kita - Aminatul Faizah

Ciliwung - W.S. Rendra

Sungai Ciliwung Yang Miskin - Slamet Kirnanto

Merindu Purnama - Suhendri Cahya Purnama

Sepanjang Gunung Sahari - Ajip Rosidi

Ciliwung Yang Manis - W.S. Rendra

salju

 sampul
 sajak

 laporan
 cerpen

 novel
 memoar

 catatan
 foto

 edisi lalu
 kirim tulisan

 tentang ceritanet
 ikut mailing list

Penulis edisi 217

Suhendri Cahya Punama, tinggal di Bandung.

Chairil Anwar (1922-1949) pelopor Angkatan 45 yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan kesusastraan Indonesia. Sajak-sajaknya baru diterbitkan setelah dia meninggal, yaitu Tiga Menguak Takdir (bersama Rivai Apin dan Asrul Sani), Deru Campur Debu dan Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Luput (1950). Ia lahir di Medan tapi setelah kelas dua MULO ke Jakarta, tempat ia hidup dan kemudian meninggal pada usia 27 tahun. Diapun ada menulis esai dan menterjemahkan karya-karya sastra dunia, baik puisi maupun prosa. Ia menterjemahkan sajak-sajak Marie Rilke, Edward du Perron, dan cerita karya Ernest Hemingway dan Andre Gide. Meskipun kemudian beberapa karya dinyatakan plagiat, tetapi pengaruhnya terhadap perkembangan sastra Indonesia tetap diakui orang.

Toto Sudarto Bachtiar (lahir 1929) Mendapat hadiah sastra nasional pada tahun 1955-1956 untuk puisi. Sajak-sajaknya dibukukan dalam Suara (1956) dan Etsa (1958). Ia ada juga menulis esai dan karangan-karangan lain tetapi lebih terkenal sebagai penterjemah. Ia menterjemahkan Ernest Hemingway, Anton Chekov, William Saroyan, Maria Rilke, J . Slauerhoff, Ryonosuke Akutagawa, dan lain-lain. Beberapa cerita pendek terjemahannya telah terbit dengan judul Bunglon (1964). Ia terkenal karena sajaknya Ibukota Senja tentang Jakarta, yang ditulisnya tahun 1951. Meskipun ia kini tidak lagi tinggal di Jakarta, tetapi kota yang selalu dinyanyikannya dalam sajak-sajaknya adalah Jakarta, di mana ia pernah tinggal beberapa tahun lamanya.
__________________________________
sekilas ceritanet

ceritanet didirikan November 2000 sebagai media tukar karya tulis dengan asumsi banyak karya tulis yang menarik walau tidak sesuai dengan gaya media massa konvensional.

ceritanet juga berharap mengembangkan gaya tulis internet.semua hak cipta atas tulisan di ceritanet dimiliki penulis bersangkutan. ceritanet hanya merupakan media.

tidak ada definisi karya tulis yang kaku untuk ceritanet, bisa esei, laporan jurnalistik, resensi buku atau film atau pertunjukan lainnya, sajak, puisi maupun novel.

ceritanet merupakan media independen.

editor, Liston P. Siregar
editor@ceritanet.com

ceritanet©listonpsiregar2000