ceritanet   situs karya tulis - edisi 215 jumat 9 desember 2011  sampul
sajak
laporan
cerpen

novel
memoar
catatan

foto

edisi lalu
kirim tulisan
tentang ceritanet
ikut mailing list

sajak Sepanjang Gunung Sahari
Ajip Rosidi (1954) Djakarta Dalam Puisi Indonesia

Kami lupakan lapar dengan perempuan
Bersusu hitam: daki dan mentari
Kami lupakan kesibukan kota
Derum mobil dan kapal terbang
Anak-anak berkejaran mengakhiri hari

Kami bicara tentang kebakaran
Ibu hangus ayah tertembak
Kampung habis dan kota kepadatan
Namun kami tak menangis
Kan menangis air mata habis

Yang siang hari perempuan kami punya
Malam milik siapa saja
Pagi-pagi datang lesu dan habis daya
Menciumi kami keras dan liat
Pandangnya mengadukan kegarangan kota
Yang merampas kesegarannya
Namun mereka tak menangis
Kan menangis air mata habis
***

BACA JUGA

Merindu Purnama - Suhendri Cahya Purnama

Ciliwung Yang Manis - W.S. Rendra

Seribu Ayam untuk Tuhan - Imron Supriyadi

Sindang Laut - Ajip Rosidi

Sampur - Sugiarta Sriwibawa

Khaidir - Idrus F Shahab

Djakarta Dalam Puisi Indonesia, Pengantar 1 - Liston P Siregar

Djakarta Dalam Puisi Indonesia, Kata Pengantar - Ajip Rosidi

Greenwich

ceritanet©listonpsiregar2000