ceritanet   situs karya tulis - edisi 212, rabu 28 september 2011  sampul
sajak
laporan
cerpen

novel
memoar
catatan

foto

edisi lalu
kirim tulisan
tentang ceritanet
ikut mailing list

Sampai di sana maka Anda akan masuk ke semacam koridor luas yang lepas ke udara terbuka jalan raya dengan barisan bangku kayu di sisi kiri dan kanan. Ruang sebelah kanan adalah toilet perempuan dan sebelah kiri toilet laki-laki. Ruang merokoknya adalah koridor besar itu dan banyak orang di bangku yang merokok maupun yang tidak merokok, begitu juga yang berdiri sambil merokok maupun tidak merokok. Segala usia ada di koridor.Orang tidak hanya merokok di ruang, atau tepatnya, koridor merokok. Mereka ada di mana-mana... Tiga Jam lebih di Soekarno-Hatta dan Rokok Liston P Siregar

Beri aku
detakmu di sini. Dan kan kubagi kisah kita pada dunia. Memahat hidup dan merangkai mimpi untuk meraih nirwana. Meleburkan surga-neraka jadi satu dunia.

Beri aku
detakmu di sini. Biarkan ia berkicau dalam nada harmoni. Membungkusnya dengan tarian aurora ketika ia menjinakkan cahaya. Dan memedarkan sinar terindah yang pernah tercipta sejak manusia mulai pandai mereka
. Beri Aku Detakmu Suhendri Cahya Purnama

BACA JUGA

Mari Bercerita Tentang Kakekku - Aminatul Faizah

Di Mana Kau Hujan - Mohamad Ulil Albab

Bang Jeck - Divo Utomo

Kucinta kau, selalu - Victor Immanuel Talahatu

kerbau

ceritanet©listonpsiregar2000