ceritanet   situs karya tulis - edisi 211, senin 29 agustus 2011  sampul
sajak
laporan
cerpen

novel
memoar
catatan

foto

edisi lalu
kirim tulisan
tentang ceritanet
ikut mailing list


Suatu malam ketika aku terkena demam tinggi, kakek menjagaku sepanjang hari dan malam. Ia tak luput dari pandangan mataku ketika aku membuka mata dan juga masih di pandangan mataku sampai aku menutup mata. Seperti di mesin ketiknya dulu. Beberapa hari aku terbaring di tempat tidur, dia mengelus keningku sembari membaca buku cerita berbahasa Belanda. Tapi tidak pada suatu malam. Ia menatapku mulai dari ujung kepalaku sampai ujung kakiku
. Mari bercerita tentang kakekku Aminatul Faizah

Di bawah selimut tebal
Aku menyelinapkan kaki
dan tubuh mungil di setiap lipatan tubuh
Di setiap rebahan angin yang menggerakkan bulu kudukku

Di sela-sela kesibukan, duh bagaimana, atapku bocor,
Jemuran dan ketakutan-ketakutan karena air yang lain
Di mana kau hujan
Mohamad Ulil Albab

BACA JUGA

Bang Jeck - Divo Utomo

Kucinta kau, selalu - Victor Immanuel Talahatu

Rusak Susu Sebelanga Karena Setitik News of The World - Liston P Siregar

oxford

ceritanet©listonpsiregar2000