novel memoar catatan foto
edisi lalu kirim tulisan tentang ceritanet ikut mailing list
Wahai Anakku Besok aku kan mengajarimu cara membagi hati Karena engkau harus meruntuhkan sebuah tirani Indonesia Satu, Dua, Tiga Yudistio Ismanto Marilah kita bermain sejenak sahabat Ketika langit mulai menabiri wajahnya dengan tirai senja Dan Tuhan menaburi rahmatnya yang begitu luar biasa Marilah kita bermain sejenak sahabat Negeri Di Balik Purnama Suhendri Cahya Purnama Aku kembali menulis Menggurat irama kata Berpacu dalam neuron-neuron otak Menciptakan simponi rasa Aku Rama Yunalis Oktavia
Wahai Anakku Besok aku kan mengajarimu cara membagi hati Karena engkau harus meruntuhkan sebuah tirani Indonesia Satu, Dua, Tiga Yudistio Ismanto
Marilah kita bermain sejenak sahabat Ketika langit mulai menabiri wajahnya dengan tirai senja Dan Tuhan menaburi rahmatnya yang begitu luar biasa Marilah kita bermain sejenak sahabat Negeri Di Balik Purnama Suhendri Cahya Purnama
Aku kembali menulis Menggurat irama kata Berpacu dalam neuron-neuron otak Menciptakan simponi rasa Aku Rama Yunalis Oktavia
BACA JUGA
Ketika Hampir Mati, Aku - Eliakim Sitorus
Hujan - Aminatul Faizah
Salah Siapa - Mohamad Ulil Albab
ceritanet©listonpsiregar2000