ceritanet   situs karya tulis - edisi 205, selasa 5 aprril 2011  sampul
sajak
laporan
cerpen

novel
memoar
catatan

foto

edisi lalu
kirim tulisan
tentang ceritanet
ikut mailing list

sajak Obrolan Mayat-mayat
Presiden Hayat

Di taman makam pahlawan ini kita saling berbagi kebohongan yang telah kita lakukan
menceritakan rahasia-rahasia yang tak lagi menjadi rahasia

menertawai si pengecut, cecunguk yang meringkuk di balik seragam gagah
kita tersenyum kecut mengingat siasat divide et impera
lempar bom sembunyi tangan
manajemen teror
ah masa lalu
masih terngiang-ngiang tembakan salvo dan tatapan polos para peziarah itu
 

Sepi Bergaduh
Tuhan menciptakan sepi
di mana muhasabah dibiakkan

Tuhan menciptakan sepi
di mana marah dipenjarakan

Tuhan menciptakan sepi
di mana malam disenangkan

Tuhan menciptakan sepi
dimana luka disembuhkan

Tuhan menciptakan sepi
di mana aku nyaman
bersandar di sana

di dalam sepi, aku tidak kesepian

Tuhan menciptakan riuh
Tuhan menciptakan riuh agar suara keadilan gaduh
Tuhan menciptakan riuh agar kekritisan kita tidak roboh jatuh
Tuhan menciptakan riuh agar demokrasi bisa berlabuh
riuh bukan sekedar mengaduh-aduh tapi berpacu berbuat sesuatu yang ampuh
sembari tetap bersimpuh padamu yang telah menyelamatkan nabi nuh
***

BACA JUGA

Mari Bicara Tentang Cinta yang Mengawang - Suhendri Cahya Purnama

Merenung Energi Nuklir - Liston P Siregar

Ojek ke Surga - Ronny P Sasmita

Orang-orang Sisa Kekalahan - Dieqy Hasbi Widhana

LIHAT/DENGAR

Hong Kong

KOMENTAR

ceritanet©listonpsiregar2000