ceritanetsitus karya tulis, edisi 197 minggu 101003
ikut mailing list
Blackberry teman saya berdenyut banyak kali. Tak tahan, akhirnya saya ingatkan. Dia direktur salah satu radio swasta berjaringan. Bisa jadi pesan penting tapi mungkin dia tak enak memotong obrolan setelah satu tahun lebih kami tak bersua.“Nggak penting itu.” Sedikit bingung, saya tanya, apakah ada caranya untuk mengetahui pesan penting –telepon saya Nokia 6610 jelas tidak punya fasilitas itu. Terbayang saya Microsoft Outlook, ada tanda seru warna merah untuk menandai email penting, dan mungkin yang seperti itu juga ada di Blackberry: jika dari nomor tertentu maka bunyi denyut akan beda. Telepon, pertanda alamat bingung - Liston P. Siregar “Apakah engkau bangga pada negerimu? Ataukan kamu malu pada negerimu?”Mungkin dirinya adalah orang yang keseribu yang bertanya padaku tentang arti kebanggaan dan rasa malu. Dimanapun di tempat ini... Di negara kecil ini mereka bertanya demikian padaku, setengah ingin tahu dan setengah lagi dengan tampang meledek. Bukan hanya dosen, kawan, sahabat atau mereka yang numpang lewat.Banggaku dan Negaraku Aminatul Faizah
Blackberry teman saya berdenyut banyak kali. Tak tahan, akhirnya saya ingatkan. Dia direktur salah satu radio swasta berjaringan. Bisa jadi pesan penting tapi mungkin dia tak enak memotong obrolan setelah satu tahun lebih kami tak bersua.“Nggak penting itu.” Sedikit bingung, saya tanya, apakah ada caranya untuk mengetahui pesan penting –telepon saya Nokia 6610 jelas tidak punya fasilitas itu. Terbayang saya Microsoft Outlook, ada tanda seru warna merah untuk menandai email penting, dan mungkin yang seperti itu juga ada di Blackberry: jika dari nomor tertentu maka bunyi denyut akan beda. Telepon, pertanda alamat bingung - Liston P. Siregar
“Apakah engkau bangga pada negerimu? Ataukan kamu malu pada negerimu?”Mungkin dirinya adalah orang yang keseribu yang bertanya padaku tentang arti kebanggaan dan rasa malu. Dimanapun di tempat ini... Di negara kecil ini mereka bertanya demikian padaku, setengah ingin tahu dan setengah lagi dengan tampang meledek. Bukan hanya dosen, kawan, sahabat atau mereka yang numpang lewat.Banggaku dan Negaraku Aminatul Faizah
lebih baik aku bicara dengan sapi karena aku tahu sapi tak kan bisa bohong atau aku menolong bergotong royong dengan tahi sapi aku menyuburkan kebun dan dengan daging sapi aku melamar istri dari pada aku bicara dengan pak kari yang hampir 2 tahun memimpin kampung kami kampung pagarjari Pak Kari Pemimpin Kampung Kami - Yudistio Ismanto