ceritanetsitus karya tulis, edisi 194 selasa 100802

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
daftar buku
kirim tulisan

ikut mailing list

tentang ceritanet

Nama yang tuanku berikan. Aku seekor kucing betina belang tiga: hitam, putih, kuning, betina. Usia lima bulan, setara dengan manusia pra-remaja: antara 11-12 tahun. Sebelumnya aku bernama Popi, diambil dari dua nama kucingnya yang dulu Popo dan Pipi. Popo mati ditabrak jip hitam di depan rumah  sedang Pipi –kata pembantu tetangga- dimasukin dalam karung oleh perempuan gembel tua yang lewat di depan rumah. Jadilah namaku Popi. Tapi -mungkin karena terus terbayang nasib buruk Popo-Popi- tak lama namaku berganti Comel. Namaku Comel, Cahya

Peringatan Maulid Nabi tiba. Jamaah membludak. KH. Muhammad Aziz Mualim -ustadz kondang dari Jakarta- sengaja aku undang. Mengundang Ustadz Aziz tak sulit karena dia salah satu narasumber rubrik konsultasi agama di Harian Suara Musi, yang justru bersedia menanggung akomodasi. Dengan cara itu, warga Kompleks Talang Indah senang karena tak perlu pusing mengeluarkan dana untuk membayar ustadz kondang sekaliber Ustadz Aziz. Maling dan Ustadz, Imron Supriyadi

ceritanet©listonpsiregar2000