edisi 18, Jumat 27 Juli 2001
itus ini didirikan November 2000 sebagai media tukar karya tulis. Asumsinya banyak karya tulis yang tidak dimuat media massa konvensional, namun layak dibaca sejumlah orang. Ada juga harapan ceritanet secara perlahan-lahan, dan tidak langsung, bisa mengembangkan gaya karya tulis internet.
Karena berfungsi sebagai forum maka semua hak cipta atas karya tulis yang dimuat ceritanet tetap dipegang oleh penulis yang bersangkutan. Jadi jika ingin memuat tulisan di ceritanet, mohon hubungi langsung penulisnya atau minta bantuan ceritanet untuk dihubungkan dengan penulis.
Cakupan karya tulis dalam ceritanet sangat terbuka, mulai cerita pendek, novel, puisi, dan esei. Adapun terbitan berupa resensi buku, informasi buku, maupun laporan-laporan lembaga tertentu --baik laporan tahunan, laporan penelitian, dan laporan temuan suatu komite kerja. Sedangkan laporan dalam ceritanet berupa laporan jurnalistik --mencakup tinjauan peristiwa dan tinjauan film-- atau laporan perjalanan. Penggolongan lain adalah berita aktual yang berhubungan dengan karya tulis.
Ceritanet juga membuka kesempatan sebagai media informasi kegiatan, yang --secara langsung maupun tidak langsung-- berkaitan dengan kemajuan karya tulis. Dengan sifat nir-laba, ceritanet tidak memberikan honor bagi setiap karya tulis dan sekaligus tidak memungut biaya apapun. Jika ada materi di ceritanet yang berbau promosi, yang umumnya ditemukan dalam halaman acara dan terbitan, semata-mata didasarkan pada kepentingan orang banyak dan berhubungan dengan usaha-usaha peningkatan karya tulis.
Ada kemungkinan ceritanet menerima sumbangan --yang independen-- dan sumbangan serta penyumbang akan diumumkan secara terbuka di halaman ini, termasuk penggunaannya.
Penulis Edisi 18
Caecilia
Kusumowinahyu,
tamatan FISIP UI, pernah bergabung dengan Radio ABC Australia kantor
Jakarta, dan kini wartawan Media Indonesia di London. I Wibowo,
Kepala Pusat Studi Cina Jakarta dan menulis buku Negara dan Masyarakat.
Tamat S3 dari SOAS London, menjadi reseacrh fellow di National University
of Singapore. Nyoman Dani, orang Jawa Timur dan mengaku pernah
hidup susah waktu sekolah tehnik di Jerman sampai ia tidak mau lagi berkunjung
ke Eropa. Kini bekerja di sebuah perusahaan konstruksi di Jakarta. Penyayang
binatang. Sanie
B. Kuncoro, dulu
sering menulis di Majalah Remaja Anita Cemerlang dan setelah tamat dari
Universitas Diponegoro berhenti total menulis dan bekerja di Solo, persisnya
di bank, perusahaan pedagang valuta asing, dan ke Denpasar di toko barang
seni, sebelum kembali lagi ke Solo dan mulai menulis lagi.
Lenah
Susianty, setelah tamat dari Unviersitas Krisnten Indonesia sempat
bekerja di The Jakarta Post dan masuk ke BBC Siaran Indonesia sampai Tahun
1999, kini menjadi penterjemah dan masih tinggal di London bersama putranya,
Indra Samudra.
situs nir-laba
untuk
karya tulis
ceritanet