ceritanetsitus karya tulis, edisi 185 jumat 100101

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
daftar buku
kirim tulisan

ikut mailing list

tentang ceritanet

Dia datang dan selalu datang. menyanyat kulitku dengan lembut dan melindasi tubuhku dengan sentuhan yang halus, aku terdiam menikmatinya dengan kesesatanku. Tubuhku yang meliuk dan membentuk gadis dengan jelas membuat mata di udara menatapku. Aku indah dengan balutan hijau bajuku. Aku cantik dan mereka yang melihatku histeris. Histeris dengan kekinianku. Si Hijau yang Bunuh Diri Aminatul Faizah


Tahun 1991, aku gagal masuk IAIN Raden Fatah Palembang. Maka pulanglah aku pulang ke Desa Peralihan, yang terletak di jalan lintas Sumatera di Kabupaten Lahat. Dari Kotabumi sampai Lahat memerlukan jarak tempuh selama 11 jam. Waktu perjalanan itu perlu karena ketika aku masih di Kotabumi, aku harus selalu memperkirakan jam ketibaan di Lahat adalah menjelang fajar. Maling dan Ustadz Imron Supriyadi

ceritanet©listonpsiregar2000