ceritanetsitus karya tulis, edisi 181 selasa 091001
ikut mailing list
tentang ceritanet
Perpisahan ini Mengaburkan setiap mimpi Yang telah dibangun bersama Perpisahan, Gendhotwukir “Bukkk,…”kepalaku terkena kipasan ransel seorang pria yang berdiri di depanku dan tidak ada kata maaf yang terucap dari bibirnya. Aku menggerutu dalam hati; 'inilah resiko di dalam bis antar kota yang sesak penumpang. 'Kuhabiskan malam lebaran kali ini di dalam sebuah bis antar kota, karena aku masih harus bekerja sampai hari terakhir. Lebaran...di dalam bis, Ani Mulyani Ketegangan akibat pecahnya gerakan Mujahidin terasa hampir di seluruh Kota Metro. Madrasah Al-Mizan, yang letaknya di seberang Polres Metro, tak lepas dari serangan gerakan Warsidi. Pukul sembilan pagi --saat sedang serius belajar-- aku dan teman-teman panik mendengar suara tembakan dari berbagai penjuru. Maling dan Ustadz, Imron Supriyadi
Perpisahan ini Mengaburkan setiap mimpi Yang telah dibangun bersama Perpisahan, Gendhotwukir
“Bukkk,…”kepalaku terkena kipasan ransel seorang pria yang berdiri di depanku dan tidak ada kata maaf yang terucap dari bibirnya. Aku menggerutu dalam hati; 'inilah resiko di dalam bis antar kota yang sesak penumpang. 'Kuhabiskan malam lebaran kali ini di dalam sebuah bis antar kota, karena aku masih harus bekerja sampai hari terakhir. Lebaran...di dalam bis, Ani Mulyani
Ketegangan akibat pecahnya gerakan Mujahidin terasa hampir di seluruh Kota Metro. Madrasah Al-Mizan, yang letaknya di seberang Polres Metro, tak lepas dari serangan gerakan Warsidi. Pukul sembilan pagi --saat sedang serius belajar-- aku dan teman-teman panik mendengar suara tembakan dari berbagai penjuru. Maling dan Ustadz, Imron Supriyadi