sajak Katamu
Ganjar Sudibyo
Katamu sungai itu adalah belahanmu
Sedang delta adalah kepunyaanku
Dan kita bertemu di arus tenang rawa itu
Sesaat di penantian senja kelam
Tapi ular kau!
Membisik bujuk di puncak lelahku
Menyisa ciptakan adam adam baru
Memecah puingkan kaca kaca tempat dua keping
Melebur kristalkan diri, lalu
Tertumpah ke atas lontaran naskahku
(kutinggal saja kelumpuhanku)
Kataku
Aku tak mau ditipu olehmu
Oleh irisan nada nada melodis busukmu
Oleh lembaran lukisan lukisan firdausmu
Oleh teduhan larik puisi puisi mawarmu
sadar inderaku tak mudah terkelabuh dua kali
***
2009