air suci dan api abadi
mengidungkan keheningan hati
batin terkunci dalam reinkarnasi
berarak dan tegak berdiri
saat orang orang bersamadi
pada pelataran bumi
waktu yang terasa berhenti
seiring detik detik sunyi di sesaji
pukul sembilan yang sunyi
batin terpatri
pada api yang terus memberangus hati
kita bangkit berdiri
seiring harum sedap malam mewangi
Waisak Magelang, 2008
Pertobatan
Seandainya saja
Kita pernah membayangkan
Betapa lendir dan riuh
Dendam yang bersemayam di bibir
Seonggok dosa yang terus bercokol
Bergelayutan
Berjubah oranye selagi berkening abu
Terus berputar putar
Dan kita akan meleburnya segera
Bersama puri batin sunyi
Pada hari hari pertobatan ini
Magelang, 2008
Saat Ayam Berkokok
Saat ayam berkokok
Orang orang berjejal bergerak
Memecah hari
Dan berlari mewujudkan mimpi
Berlomba melawan matahari
Menjaga dan mewujudkan martabat diri
Komunitas Merapi, 2008
Gugurnya Imaji
Keliaran imaji terpaku
Selaksa sebentuk gundukan batu
Membujur kaku
Diam di menara gagu
Memandang dunia dengan sayu
Seperti hidup tak beribu
Tunduk mematung bisu
Komunitas Merapi, 2008
***
Kelas Menengah? Gombal, Presiden Hayat
Maling dan Ustadz, Imron Supriyadi
Setan, Dimanakah Malaikat? Rama Yunalis Oktavia