ceritanetsitus karya tulis, edisi 173 senin 090330

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
daftar buku
kirim tulisan

ikut mailing list

tentang ceritanet

Pada mulanya, biasa. Sebuah perbincangan yang teramat sederhana dan terlampau datar. Aku tak mengenalnya. Dia tak mengenalku. Mataku sembab pagi itu. Kering oleh bulir-bulir perihnya, pecah kantung air matanya dan menguap sudah isinya. Tiada lagi rasa yang mampu kucengkram atau impian yang ingin kukejar. Tiada lagi. Kosong oleh pilu. Pilu oleh perih. Perih oleh rasa. Aku dan Kau, Kekasih, Nita

Malam minggu tiba, dan aku duduk di depan laptop menjelajahi internet di tengah alunan lagu High and Dry dari Radiohead. Akupun chat di msn, ngalor ngidul membahas rencana demo dan long march ke gedung rektorat. Tiba-tiba ada pesan "tolongin gua dong." Kulihat usernamenya sassy, yes! Yang di tunggu akhirnya muncul. Sudah lama aku naksir Sassy. Mimpi Indah di Ujung Tidur, Andika Edwin Pahlevi

ceritanet©listonpsiregar2000