ceritanetsitus karya tulis, edisi 171 jumat 090210 

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
daftar buku
kirim tulisan

ikut mailing list

tentang ceritanet


“Terus tembok itu dibangun untuk apa?” James menyorongkan mukanya ke arah Abubakar sampai dengus nafasnya terasa menghembus pipi kiriku.
“Karena Israel bangsat, barbar, pembunuh. Dan selalu berhasil lolos dari hukuman,” tangan kanan Abubakar yang dikepal mengayun-ayun di udara.
Untung Ada Bugil, Liston P. Siregar


Apakah abu roh Gie terhirup olehku
Mengalir mengikuti aliran darah?
Menggelitik untuk selalu kembali
Menghirup hawa pegunungan
Mandalawangi yg kurindu...
Gie, Rama Yunalis Oktavia

Pagi menjelang. Hari itu adalah penentuan nasibku; dikeluarkan atau hanya diskors. Sampai istirahat tiba, aku belum juga dipanggil, malah Rahmad yang dipanggil Kepala Sekolah. Di ruang kepala sekolah sudah ada guru pembimbing Sispala. Tapi tak ada urusan dengan nasibku. Maling dan Ustadz, Imron Supriyadi

ceritanet©listonpsiregar2000