ceritanetsitus karya tulis, edisi 164 selasa 080923 

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
daftar buku
kirim tulisan

ikut mailing list

tentang ceritanet

Kau berbohong tentang gerbong itu.
Tidak, sungguh.
Karena terlihat begitu meyakinkan, kurasa itu bohong.
Entahlah, aku juga tidak yakin.
Lalu.
Aku hanya rindu perjalan kereta, di gerbong yang sunyi.

Bercinta di Gerbong Kereta Tambahan Nomor 29,
Wahyu Heriyadi

Gunung yang merupakan sumber energi abadi, senantiasa mencerminkan energi kehidupan yang keras namun ramah pada lingkungan. Dalam spritualitas orang-orang gunung,  terpancar energi kreativitas yang melahirkan berbagai macam bentuk seni berkarakter entah kuat atau lemah dan standar atau unik, serta cukup menjunjung tinggi solidaritas sampai soliditas sosial. Mencari jejak Gunung, Gendhotwukir

Dalam kasus ini, tidak bisa serta merta keluarga Saikhon disalahkan. Yang perlu dikaji adalah mengapa keluarga Saikhon tidak menyerahkan zakatnya ke lembaga-lembaga pengelola zakat? Ada apa? Bukan hanya Saikhon, tetapi sebagian masyarakat Indonesia ternyata belum secara maksimal menjadikan lembaga pengelola zakat sebagai ruang beramal atau sebagai lembaga yang dipercaya dalam mengelola harta ummat. Tragedi Zakat dan Kebijakan Langit, Imron Supriyadi

Noval itu adalah seorang cewek yang modis abis, cerewetnya minta ampun, judes plus galak, tapi dia cerdas, super girl lagi. Si Noval ini nggak pernah akur sama Fannya. Kalo Fannya itu gadis cantik, kulitnya kuning bersih tapi agresif. Apa sih yang sering diributin mereka berdua? Salah satunya makanan. Nggak tahu kenapa setiap Noval beli cemilan selalu sama kaya yang dibeli Fannya. Tapi emang Fannya udah sebel duluan sama Noval yang sering marah-marah. Larutku Ceritaku, Irma Putri Hayanti

ceritanet©listonpsiregar2000