ceritanetsitus karya tulis, edisi 160 kamis 080717 

sampul
esei
sajak
laporan
cerpen
novel
memoar
komentar
terbitan
edisi lalu
daftar buku
kirim tulisan

ikut mailing list

tentang ceritanet

sajak Kesunyian
Feri Hendriyadi

Langkah kaki semakin cepat
Berusaha mencapai tujuan yang tak pasti
Aku sadar bahwa aku telah kehilangan sesuatu
Namun aku tak tahu
Aku bingung
Aku terus berlari dan mencari
Namun aku masih terus mencari
Mencari sesuatu yang hilang yang aku sendiri tak tahu
Bekalku telah hampir habis
Kuteguk setetes air sisa bekal terkahir
Kuraih sebuah apel yg sudah hampir busuk
Telapak kakiku terasa perih
Ku terus berjalan tertatih tanpa alas kaki
Perih semakin terasa
Keringatku bercucuran menahan perih dan pedih
Ku ingin menangis namun tak sedih
Ku ingin tertawa namun tak bahagia
Setelah jauh ku berjalan tanpa bekal
Kini ku baru tahu
Bahwa aku telah kehilangan dirimu
Kini aku menangis
Tangisku sebagai doaku tuk kebahagiaanmu
Bukan tuk kesedihanku
Kau...
Balikpapan
Maret 28, 2007

Hening
Duduk Termenung memandangi langit-langit kamarku
Terbaring aku dengan alas bantal yg kusam
Ku peluk guling dan k u letakkan diatas dadaku
Tiba-tiba terbersit hasrat untuk mematikan lampu kamar
Gelap.. sunyi... sepi
Nyanyian indah burung hantu & jangkrik tak kudengar
Deru bisingnya suara dari knalpot kendaraan tak ku dengar
Dingin kian menyelimuti tubuh ini
Membuat aku ingin menarik selimut lusuhku
Tak ada yg dapat terlihat saat ini
Yg ada hanya keinginan tuk bersuara
Namun aku tak mampu
Kenapa aku……
Perlahan kupejamkan mata…
Sepi semakin terasa
Ku ingin mengingat saat itu
Namun aku takut…..
Takut akan keheningan malam yg akan membawamu pergi dariku
Malam semakin larut…
Ingat aku akan kasihmu bersamaku…
Namun aku tak mau kisahku sehening malam ini…
Aku..
Balikpapan
April 1, 2007

***


Tulisan Lain
l
aporan
Sembilan Juta Sepeda
Liston P. Siregar


memoar Warung Mie
Presiden Hayat


ceritanet©listonpsiregar2000