ceritanet
                                      situs karya tulis, edisi 157 kamis 050608

sampul
esei
sajak
laporan

cerpen
novel
memoar
komentar

terbitan
edisi lalu
daftar buku

kirim tulisan

ikut mailing list

tentang ceritanet


setelah puisi ini aku bacakan
akan ada hati yang berdarah
sebab ia kubacakan dengan napas tersengal
dan ditulis dari tinta darah dan perahan air mata
yang dirangkai dari sisa kejujuran yang tergali dari kesadaran.
Setangkai Puisi Di Malam Bulan Separuh, Andhika Mappasomba Baso Alang

Bagaimana rasanya menyaksikan sebuah film yang mengambil setting di tempat kita tinggal? Antusias. Begitulah yang kurasakan saat menyaksikan film Sex and the City, yang memang heboh dan laris itu. Aku tak pernah menyaksikan serial Sex and the City saat  diputar di stasiun TV kabel HBO, antara tahun 1998 sampai 2004. Sex and The City di New York City Maya Maniez


Terbitnya Majalah Kebudayaan Musi Terus Mengalir oleh Komunitas Kalidoni menjadi kabar menggembirakan. Terlepas dari mana sumber dananya, wadah pengembangan kreatifitas penulis dan seniman itu merupakan ruang besar bagi tampilnya nama-nama baru di jagad tulis Palembang. Musi Terus Mengalir M. Arpan Rachman

Penyanyi cantik berbaju minimalis itu mendatangi meja kami begitu istirahat dimulai. “Nyanyi lagi ya bang nanti. Tapi samaku.”  Aku hanya menggeleng. Teman yang duduk disebelahku beranjak dari kursinya, menawarkan segelas long island, dan mem-fait accomply penyanyi itu untuk menggantikan dia duduk disebelahku. Ketika Syukur datang dari Sebuah Pub Presiden Hayat

ceritanet©listonpsiregar2000